Bamsoet Minta Penerima Beasiswa di Luar Negeri Jangan Lupa Kembali Membangun Negeri

0

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta anak-anak penerima beasiswa S1, S2, dan S3 yang diberikan Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI), bisa menimba ilmu semaksimal mungkin selama menempuh pendidikan di Tiongkok. Dia meminta agar jangan disia-siakan kesempatan tersebut, karena tidak setiap anak bisa beruntung mendapat beasiswa belajar dari organisasi masyarakat.

“Dengan ilmu pengetahuan, setiap anak bisa meningkatkan harkat, derajat, dan martabat diri dan keluarga. Tanpa ilmu, hidup seperti tersesat dalam hutan belantara karena tak punya kompas sebagai penunjuk jalan,” ujar Bamsoet saat menerima pengurus Perhimpunan INTI dan penerima beasiswa S1 hingga S3, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (22/8/2019) kemarin.

Sekitar 28 anak penerima beasiswa hadir dalam pertemuan tersebut, mereka berasal dari seluruh wilayah Indonesia, seperti Medan, Yogyakarta, Makasar, Belitung, Palu, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi Tengah.

Turut hadir pengurus Perhimpunan INTI, antara lain Ketua Umum Teddy Sugianto, Wakil Ketua Umum Haris Chandra, Wakil Ketua Umum Budi Tanuwibowo, Bendahara Umum Nurjati Tanuwidjaja, Dewan Pakar Azmi Abubakar, Ketua Bidang Pendidikan Betty Hoo, serta Wakil Ketua Bidang Pendidikan Pusanti.

Bendahara Umum DPP Partai Golkar 2014-2016 ini juga mengapresiasi Perhimpunan INTI yang sudah turut membangun Indonesia melalui investasi di sumber daya manusia melalui jalur pendidikan. Semakin banyak anak-anak Indonesia yang menempuh pendidikan, baik itu di dalam negeri maupun ke belahan dunia lainnya, maka akan membuat daya saing sumber daya manusia Indonesia menjadi unggul dan kompetitif.

“Yang terpenting, walaupun belajar di luar negeri, tetapi tak pernah lupa dengan Tanah Air. Sejauh apapun pergi, Ibu Pertiwi selalu menunggu kiprah anak-anaknya pulang membangun negeri,” tutur Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengingatkan, selama belajar di negeri orang, jangan sekalipun melupakan jati diri sebagai manusia Indonesia yang beradab dan berbudaya. Karena setiap insan Indonesia pada dasarnya adalah duta bangsa.

“Sambil belajar, tak ada salahnya juga memperkenalkan kebudayaan dan keunggulan Indonesia kepada kawan-kawan sejawat dan lingkungan sekitar. Tunjukan kepada mereka betapa Indonesia merupakan surga bagi siapapun yang ingin berwisata, serta tempat yang produktif bagi yang ingin berinvestasi dan berusaha,” pungkas Bamsoet. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here