Rupanya Politisi Partai Gerindra Ini Kaget Ibukota Mau Dipindahkan

0
Anggota F-Partai Gerindra, Bambang Haryo. (Foto: Jimmy)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Bambang Haryo mengaku kaget dengan rencana pemindahan Ibukota Negara seperti yang disampaikan Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR RI, Jumat (16/8/2019) lalu. Kaget, karena saat itu presiden seperti sudah memastikan Ibukota pindah ke Kalimantan dan disebut lokasinya adalah ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain kaget, Bambang Haryo juga melihat penyampaian Presiden Jokowi saat itu sudah seperti melompati lembaga DPR, seolah (DPR) tidak dianggap oleh pemerintah.

“Maka kita minta, jangan begitu lah, kita ini kan mitra dan sama-sama membuat Undang-Undang. Mari kita buat bersama UU nya, sama-sama melakukan kajian teknis, karena ini masalah yang rumit,” kata Bambang Haryo dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center Gedung Nusantara III DPR RI, Kamis (22/8/2019).

Lebih lanjut dia menyatakan, pengumuman pemindahan ibu kota negara seperti disampaikan Presiden Jokowi dalam sidang bersama DPR-DPD, pihaknya merasa lembaga DPR dilewatin, karena tidak di ajak rembukan sebelumnya.

“Ini adalah sesuatu kekeliruan dan ketidakpatutan,” cetus Bambang Haryo sembari menyatakan, hal ini harus dia sampaikan.

Memang kata dia, soal pemindahan Ibukota ini terlihat keseriusan dari pemerintah, terlebih Presiden Jokowi. Tapi sayangnya, masalah ini belum pernah dibicarakan dengan DPR, misalnya dengan Komisi I yang membidangi pertahanan dan keamanan.

“Pemerintah serius, tetapi sepertinya ada kelupaan, ada mitra yang ditinggalkan,” katanya.

Menurut Bambang Haryo, pemindahan sebuah ibu kota negara harus membutuhkan riset atau kajian-kajian dan membutuhkan waktu yang cukup panjang. Apalagi masalah ini terkait dengan anggaran, yang merupakan berasal dari rakyat.

Diingatkan bahwa pemindahan Ibukota sangat terkait dengan kebutuhan dasar masyarakat, yang seharusnya menjadi skala prioritas pemerintah. Karenanya dia menyarankan sebaiknya pemerintah tidak mengerjakan yang belum jelas, karena menurutnya, pemindahan Ibukota belum jelas. (Asim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here