Anggota DPR: Lebih Bermanfaat Jika Ibukota Pindah ke Kaltim

Ilustrasi.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota DPR RI Imam Suroso memperkirakan pemerataan pembangunan akan semakin meluas jika Ibukota Republik Indonesia dipindahkan dari Jakarta ke salah satu kota di Kalimantan Timur.

“Makanya, kita harus mendukung pemindahan Ibukota seperti yang sudah dicanangkan oleh Presiden Jokowi, manfaatnya jauh lebih besar jika Ibukota pindah ke Kalimantan Timur,” kata Suroso menjawab wartawan di Gedung DPR RI, Kamis (22/9/2019).

Politisi PDI Perjuangan ini menyatakan alasannya, kondisi DKI Jakarta sudah tidak memadai dan tidak layak sebagai ibu kota negara. Mobilitas masyarakat sudah terganggu karena arus lalu lintas mengalami kemacetan setiap hari, dari pagi hingga malam hari.

Kemacetan yang terjadi sudah merugikan masyarakat sendiri, tidak saja secara material, tetapi juga mengalami kerugian dari sisi non material.

“Kemacetan di Jakarta luar biasa, kendaraan sangat padat, yang rugi semuanya,” ujar Imam Suroso.

Berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan telah dilakukan pemerintah, termasuk menerapkan pelat kendaraan ganjil genap, namun menurut Imam, Jakarta tetap mengalami kemacetan.

“Itu baru dari satu sisi, kemacetan, belum yang lain, dan itu banyak sekali, yang tidak mendukung Jakarta sebagai Ibukota Negara,” beber anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah ini.

Dia menyatakan, pemindahan sebuah Ibukota Negara juga sudah ada di sejumlah negara, seperti Malaysia, Amerika Serikat, Australia dan beberapa negara lainnya. Dengan pemindahan Ibukota Negara dengan sendirinya pembangunan akan semakin merata.

Menjawab pertanyaan, Imam Suroso menyatakan, pemindahan Ibukota negara yang akan dilaksanakan oleh pemerintahan Jokowi tidak akan menguras anggaran negara.

“Presiden Jokowi sudah menyatakan, pemindahan Ibukota akan dilakukan seefisien mungkin,” katanya.

Dia memberi contoh, gedung Kementerian Dalam Negeri nantinya bisa dilakukan dengan cara tukar guling dengan pengusaha. Gedungnya di Ibukota baru bisa yang lebih besar dan lebih bagus.

Dengan cara ini kata Imam, pemerintah bisa untung, jika melihat harga tanah yang mahal di Jakarta. Pengusaha diminta untuk membangun di Kalimantan Timur, dengan harga tanah yang masih relatif murah.

“Jadi saya lihat pemindahan Ibukota Negara kan tidak mengganggu APBN karena gedung nya di tukar guling,” sebutnya.

Dia menambahkan, Kalimantan Timur membuat keadaan Ibukota Negara akan lebih aman. Sedang Jakarta, akan menjadi pusat bisnis yang semakin menggeliat. (Asim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here