Pertemuan Dirjen Imigrasi ASEAN lndonesia Perkuat Pencegahan Terorisme

BERITABUANA.CO, NAY PYI TAW – Direktur Jenderal Imigrasi Dr Ronny F. Sompie menyampaikan 5 point penting dalam pertemuan tahunan Direktur Jenderal lmigrasi dan Kekonsuleran se-ASEAN (The 23rdmeeting of ASEAN Directors General of lmmigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions Of Ministers of Foreign Affairs/DGICM) yang berlangsung Senin-Rabu (19-21/8/2019) di Nay Pyi Taw, Myanmar.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan Asean Secretary dan Pemerintah Australia ini, Ronny Sompie yang memimpin delegasi lndonesia menegaskan kembali dan memperkuat komitmen pencegahan terorisme sebagaimana ditetapkan dalam Deklarasi Pencegahan Terorisme Lintas Negara pada DGICM ke 20 di Bali Tahun 2018.

Indonesia akan mempererat kerja sama dan berbagi informasi dalam rangka mencegah perdagangan orang dengan modus pencari suaka atau pencari kerja oleh sindikat perdagangan orang dengan tujuan Eropa, Amerika Serikat dan Australia. Hal ini dikarenakan ASEAN seringkali dijadikan negara transit sebelum mereka menuju negara tujuan.

“Sejak 2018, Ditjen lmigrasi RI sudah menyelamatkan 14.576 WNI yang diduga akan menjadi korban perdagangan orang. Hal ini menjadi perhatian serius Ditjen lmigrasi Rl,” katanya.

Indonesia juga berkomitmen dalam penguatan kerja sama perbatasan melalui pembangunan 7 Pos Lintas Batas yang berbatasan dengan Malaysia, Papua Nugini dan Timor Leste.

“Dalam pelayanan keimigrasian, lndonesia telah mengoperasikan Perlintasan Otomatis (Autogate) khusus untuk Warnanegara anggota ASEAN di Bandar Udara l Gusti Ngurah Rai Bali. Privilege bagi warga ASEAN diberikan dalam rangka menjalin persaudaraan di antara negara-negara ASEAN,” katanya dalam sambutan.

Di samping pertemuan para Dirjen lmigrasi dan Kekonsuleran, agenda lainnya yaitu Forum Pertemuan Kepala Tempat Pemeriksaan lmigrasi Se ASEAN (ASEAN Heads of Major lmmigration Checkpoints Forum) dan ASEAN lMMlGRATION lntelkegence Forum (AllF). (nico)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here