Unjuk Rasa Mahasiswa Bentrok, Tiga Anggota Kepolisian Terbakar

Unjuk rasa mahasiswa yang berujung bentrok di Cianjur.

BERITABUANA.CO, CIANJUR – Aksi unjuk rasa mahasiswa mengatasnamakan diri kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus di depan Kantor DPRD Kab. Cianjur Jl. Kh. Abdullah bin Nuh Kel. Nagrak Cianjur dan Kantor Pemda Kab. Cianjur Jl. Siti Jenab Kel. Sawahgede Kec/Kab. Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (14/8/2019), pukul 13.00 WIB, berakhir bentrok dengan aparat Kepolisian.

Bahkan dalam aksinya, pengunjuk rasa memblokade jalan dengan ban yang mereka bakr. Aksi pembakaran ban sekitar pukul 13.00 WIB itu, coba dipadamkan oleh aparat Kepolisian. Nahasnya, tiga anggota Kepolisi yang mencoba memadamkan api malah ikut terbakar karena ada salah satu massa aksi yang menyiram bensin ke sekitara ban.

Adapun anggota Kepolisian yang terkena luka bakar adalah Aiptu Erwin (Anggota Bhabinkamtibmas Kel. Bojongherang Polsek Kota Polres Cianjur), Bripda Yudi Muslim (Anggota Sat. Sabhara Polres Cianjur) dan Bipda F.A Simbolon (Anggota Sat. Sabhara Polres Cianjur). Anggota Kepolisian yang mengalami luka bakar itu pun langsung dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis.

Untuk diketahui, kelompok OKP Cipayung Plus merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda diantaranya, DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cab. Cianjur, HIMAT, CIF, DPC IMM Cianjur dan PD Hima Persis Cianjur.

Aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh kelompok OKP Cipayung Plus tersebut dilaksanakan terkait dengan kinerja Pemda Kab. Cianjur yang dianggap gagal pada masa kepemimpinan Bupati IRM-BHS.

Pasca aksi unjuk rasa sementara pihak Kepolisian telah mengamankan massa sebanyak 11 orang yang diduga melakukan pembakaran ban yang mengakibatkan anggota Kepolisian sebanyak 3 orang mengalami luka bakar. (Amin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here