Dekat dengan Malaysia, Bandara Long Ampung Kaltara Banyak Diminati Konsumen 

0

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan selalu berupaya membangun konektivitas transportasi udara untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat disekitar bandara maupun kota dan kabupaten sekitarnya.

“Kehadiran Bandar Udara Long Ampung, yang  terletak di Kabupaten Malinau Selatan, Provinsi Kalimantan Utara, merupakan bandara yang dekat dengan wilayah perbatasan Malaysia, menjadikannya sebagai bandara terdepan di Pulau Kalimantan, kini semakin diminati masyarakar dalam bertransportasi,” ungkap Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, Selasa (13/8/2019) di Kemenhub.

Betapa tidak, tutur Polana,  bandara yang berada di daerah perbatasan, kehadiran Bandara Long Ampung turut serta membangun wilayah perbatasan, sekaligus memperpendek jarak dan waktu bila menggunakan transportasi darat, konektivitas udara semakin cepat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

“Transportasi udara  menjadi salah satu hal terpenting bagi masyarakat Long Ampung, karena apabila menggunakan jalur darat  Long Ampung – Samarinda bisa memakan waktu 2-3 hari perjalanan. Itupun apabila kondisi cuaca terang, tapi bila musim hujan dapat memakan waktu hingga 2 minggu. Bila menggunakan udara cuma 80 menit,” ungkap Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara Long Apung, Muhamad Fadil.

Menurut Fadli, kehadiran Bandara Ling Ampung sangat membantu masyarakat. Bandara Long Ampung memiliki runway sepanjang 790 m X 30 m yang mampu melayani pesawat sekelas jenis Cessna C208B Grand Caravan, dengan terminal dengan luas 240 meter persegi, dan mampu menampung 45 penumpang.

Dikatakan,  Bandara Long Ampung melayani angkutan udara sejak tahun 2019 secara komersial oleh penerbangan perintis PT. Susi Air menggunakan pesawat Cessna C208B Grand Caravan.dengan rute Long Ampung – Samarinda PP,  Long Ampung – Tanjung Selor PP,, Long Ampung – Tarakan, dan Long Ampung – Malinau PP. Bandara Long Ampung juga melayani penerbangan Perintis Cargo dari Juwata Tarakan dilaksanakan oleh PT. SUSI Air.

Polana mengungkapkan, Bandara Long Ampung, berdiri sejak 1975 sempat tertatih-tatih pengoperasiannys sebagai penghubung desa Long Ampung dengan daerah lainnya di wilayah Kalimantan Utara. “Bandara telah melaksanakan dua kali pengembangan dan renovasi, sehingga akhirnya mampu melayani calon penumpang dengan lebih baik,” tutup Polana. (yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here