BERITABUANA.CO, JAKARTA– Pemerintah Indonesia mulai was-was dengan fenomena pelemahan Yuan yang telah terjadi belakangan ini. Was was tersebut diketahui saat, Presiden Joko Widodo mengumpulkan para menteri kabinet kerja untuk membahas hal tersebut, Selasa (13/8/2019) siang.

Rapat internal digelar tepat pada pukul 14.44 WIB, mengenai antisipasi langkah China mendevaluasi Yuan.

Ratas internal berlangsung hampir dua jam lamanya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan belum ada hasil dan instruksi orang nomor satu di Indonesia mengenai devaluasi Yuan.

“Kita belum putus semuanya. sedang dibahas, masih ada hal-hal yang kita bicarakan lebih lanjut, sekarang belum waktunya menjelaskan,” kata Darmin di komplek Istana, Jakarta.

Selain Darmin, turut hadir dalam ratas tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangab Enggartiasto Lukita, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China tambah panas. Kini negeri tirai bambu memulai perang mata uang antara yuan dan dolar AS. (Nir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here