Kelompok Pengeluaran Picu Inflasi di NTT

kepala BPS NTT, Maritje Pattiwaellapia saat beri keterangan pers. (Foto: IIr)

BERITABUANA.CO, KUPANG – Kenaikan indeks harga kelompok Pengeluaran, yang memicu terjadinya Inflasi pada bulan Juli 2019 di Provinsi NTT sebesar 0,21 Persen.

Hal ini diungkapkan Kepala BPS Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia saat jumpa pers di ruang Ruang Video Conference BPS Provinsi NTT, Kamis (1/8/2019).

Secara rinci disebutkan bahwa dari tujuh Kelompok Pengeluaran hanya Kelompok perumahan yang alami penurunan indeks harga, yakni sebesar 0,01 Persen
Sedangkan lima kelompok lainnya yakni Kelompok Pendidikan kenaikannya sebesar 1,85 Persen, kelompok sandang sebesar 0,31 Persen, kelompok kesehatan 0,21 Persen, transport sebesar 0,20 Persen dan kelompok makanan jadi sebesar 0,06 Persen, serta bahan makanan stabil sebesar 0,00 Persen.

Berdasarkan hasil penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Juli 2019, jelas Maritje, Kota Kupang alami Inflasi sebesar 0,26 Persen, atau terjadi kenaikan IHK dari 135,85 pada bulan Juni menjadi 136,21 pada bulan Juli 2019.

Berkaitan dengan Nilai Tukar Petani (NTP), kata Maritje, untuk bulan Juli 2019 ini mencapai 106,42, hal ini menunjukan bahwa daya beli/daya tukar petani lebih baik di dibandingkan dengan pengeluaran.

“Kenaikan NTP pada bulan Juli 2019 naik 0,47 Persen, jika dibandingkan dengan NTP pada bulan Juni 2019,” tandasnya. (Iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here