BERITABUANA.CO, JAKARTA – Subdit Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pelaku pencurian sepeda motor, berinisial Z dan RG. Dalam melakukan aksinya, keduanya kerap membawa senjata airsoft gun untuk menakuti korbannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menjelaskan, pelaku mulanya berjualan soto. Namun usai menikah, usaha soto miliknya justru makin tidak laris dan akhirnya bangkrut.

Dalam keadaan terdesak ekonomi, Z ngobrol dengan RG yang saat itu juga tengah menganggur. Karena keadaan, keduanya akhirnya memutuskan untuk melakukan pencurian sepeda motor.

“Akhirnya mereka memutuskan mencuri saja. Sejak sebelum Lebaran mereka mulai melakukan aksinya. Uang hasil kejahatan itu juga dibelikan senjata Airsoft Gun,” ujar Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (23/7/2019).

Dalam melakukan aksinya, kata Argo, mereka berkeliling kampung saat malam hari. Keduanya mengincar motor yang diparkirkan pemiliknya di teras dan di pinggir jalan.

“Sasaran keduanya adalah motor yang diparkir di luar rumah. Pengakuannya, mereka sudah melakukan aksinya di enam lokasi,” jelasnya.

Usai motor incarannya didapat, sambung Argo, para pelaku tidak perlu mencari penadah. Pasalnya mereka telah memiliki penadah tetap, yang saat ini masih DPO.

“Dari satu motor dapat Rp 2,6 juta. Jadi satu orang mendapat jatah Rp 1,3 juta,” terangnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here