Menkeu Sri Mulyani: Transformasi Digital Perlu untuk Ciptakan Tata Kelola Aset Negara

0
Menkeu RI, Sri Mulyani.

BERITABUANA.CO, SEMARANG – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) transformasi digital proses bisnis dan budaya kerja untuk menciptakan layanan yang simple, efisien dan lebih berkualitas dari sebelumnya di Semarang. Acara ini dibukan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Selasa (23/7/2019).

Dalam sambutannya, Menkeu mengatakan bahwa transformasi digital diperlukan untuk menciptakan tata kelola kekayaan dan aset negara yang lebih baik dalam hal pendataan dan pemanfaatan tepat sasaran bagi perekonomian masyarakat.

Didepan pimpinan DJKN se Indonesia, Sri Mulyani berpesan untuk mengunakan teknologi yang tepat dengan kultur kinerja dalam mengelola kekayaan negara.

“Diperlukan desain yang mensinergikan unsur teknologi dengan proses bisnis sehingga mengubah kultur kerja untuk mendorong peran organisasi lebih besar dalam konteks pengelolaan kekayaan negara,” imbuhnya.

Menkeu juga meminta kepada DJKN untuk mengecek kembali kekayaan negara yang telah dikelola. Yakni dengan memastikan keberadaan, kondisi dan nilai kekayaan yang dikelola saat ini. Menurutnya, jika pendataan dan pengelolaan kekayaan negara yang dikelola saat ini telah sesuai dengan prosedur, akan memudahkan dalam melangkah ke program digitalisasi.

“Program revaluasi aset tolong diselesaikan, keberadaannya benar gak, nilainya benar gak, jangan sampai menjadi masalah dikemudian hari,” pungkas Sri Mulyani. (Lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here