Terindikasi Monopoli Pembayaran Parkir Mal, KPPU akan Teliti OVO

0
Featured OVO.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyoroti indikasi praktik bisnis tidak sehat yang dilakukan OVO, aplikasi pembayaran digital milik grup Lippo tersebut. Termasuk yang juga terdapat dalam aplikasi Grab yang telah menguasai alat transaksi pembayaran di banyak parkiran pusat perbelanjaan (mal).

Hal ini dikatakan Komisioner sekaligus juru bicara KPPU, Guntur S Saragih kepadawa wartawan di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Dikatakan Guntur, sekalipun Lippo dan OVO terafiliasi, praktik ‘pilih kasih’ dengan memberikan kewenangan mengelola pembayaran di parkiran mal miliknya sendiri tidak diperbolehkan. Terlebih menutup peluang terhadap pelaku lain yang memiliki layanan dan kemampuan seperti OVO.

“Tidak boleh dong. Kalau sampai merugikan konsumen, tidak boleh tindakan-tindakan seperti itu,” tegasnya sembari menambahkan bahwa posisi monopoli pembayaran parkiran seperti diraih OVO pada sejumlah mal tersebut tidak boleh disalahgunakan, sekalipun memang ditunjuk langsung oleh pemilik atau pengelola mal dalam hal ini grup Lippo.

“Sebab mal merupakan tempat yang terbuka untuk umum. Bukan tempat yang hanya boleh didatangi pihak terbatas. Kan (mal) itu publik jatuhnya,” pungkas Guntur.

Atas dasar itu, KPPU lanjut Guntur, saat ini sedang melakukan penelitian mendalam mulai dari latar belakang sampai praktik yang terjadi melibatkan OVO di pusat perbelanjaan milik Lippo.

“Nanti baru meningkat ke penyelidikan. Sedang penelitian itu sendiri akan dilakukan mencakup seluruh pihak baik itu OVO maupun pengelola pusat perbelanjaan terkait,” tutupnya. (Lia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here