Sikapi Vonis Takur, Bamsoet Mau Gelar Rapim DPR RI

0
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Wakil Ketua DPR nonaktif, Taufik Kurniawan yang menjadi terdakwa kasus suap dana Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen, yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2016, senilai Rp100 miliar, divonis 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tipkor Semarang. Lantas bagaimana pimpinan DPR menyikapi vonis tersebut?

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo angkat bicara terkait vonis tersebut. Kata dia, DPR akan menggelar rapat pimpinan (rapim), untuk menyikapi vonis tersebut.

Menurut dia, sepengetahuannya menjelang berakhirnya masa jabatan pimpinan DPR periode 2014-2019 ini yang tinggal beberapa bulan lagi sudah tidak ada lagi pergantian pimpinan DPR.

“Setahu saya kalau sudah beberapa bulan menjelang berakhir sudah tidak boleh ada pergantian. Nanti saya dicek tapi kalau PAW kan sudah ga bisa,” kata Ketua DPR, yang akrab disapa Bamsoet ini di Gedung DPR, Senin (15/7/2019).

Makanya pihaknya akan mengundang pimpinan DPR lainnya untuk menggelar rapim DPR. Dia tidak bisa memastikan kapan rapim bisa dilaksanakan mengingat beberapa wakil ketua DPR tengah berada di luar negeri.

“Saya akan undang rapat pimpinan karena Fahri Hamzah, Fadli Zon, dan Agus Hermanto masih berada di New Zealand. Hanya Pak Utut yang ada di Jakarta,” kata politisi Golkar itu.

Dia memahami bahwa kewenangan melakukan pergantian sebenarnya ada di Fraksi PAN .Pimpinan DPR, lanjut Bambang, hanya menjalankan saja.

“Ya nanti, kewenangan itu kan ada di fraksi. Kami hanya melaksanakan saja,” demikian Bambang.

Seperti diketahui, Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan divonis enam tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider empat bulan kurungan. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menyatakan Taufik terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dalam penerimaan fee pengurusan dana alokasi khusus Kabupaten Kebumen dan Purbalingga yang sumbernya dari perubahan APBN 2016 dan 2017. (Hendri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here