BERITABUANA.CO, JAKARTA – Mungkin tidak banyak masyarakat yang mengetahui bahwa sistem pelayanan perpanjangan SIM (Surat Ijin Mengemudi) di wilayah Polres Metro Bekasi Kota dilakukan pada malam hari. Hampir sebagian besar warga yang datang ke Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi) SIM ini mengaku kecewa karena belum mengetahui soal pelayanan perpanjangan SIM yang akan dilayani pada malam hari mulai pukul 19.00 Wib hingga pukul 05.00 Wib dini hari. Bahkan, hari libur pun (Minggu) tetap buka melakukan pelayanan ini.

Berdasarkan pantaun awak media Beritabuana.co dilapangan, setiap pemohon yang ingin melakukan perpanjangan SIM di Polrestro Bekasi Kota tidak bisa mengajukan permohonannya waktu siang dihari kerja seperti biasa. Mereka umumnya tidak mengatahui dan merasa kecewa, karena saat tiba di lokasi pelayanan SIM tidak mendapatkan akes pelayanan seperti yang diharapkan, kecuali harus kembali lagi di malam hari.

“Anda mau memperpanjang SIM atau bikin baru? Kalau mau memperpanjang, silahkan nanti sore datang kembali ya. Tapi untuk buat SIM baru bisa antri sekarang,” kata salah seorang petugas Polwan yang menerangkan ke setiap pemohon yang datang, di kantor pelayanan tersebut, Selasa (16/07/2019).

Setiap pemohon pelayanan perpanjangan SIM juga harus mengakses nomor antrian terlebih dulu secara online. Petugas disini akan memandu pemohon untuk mendownload website pelayanan agar bisa mendapatkan nomor antrian. Namun untuk mendapatkan surat kesehatan, pemohon bisa datang ke loket kesehatan dan melakukan pembayaran sebesar Rp30 ribu.

“Surat kesehatan bisa dibayarkan sekarang ke loket sebelah, samping Indomart. Mau bayar nanti malam juga nggak apa-apa, yang jelas harus ada bukti surat kesehatannya,” ujar petugas tersebut seraya menunjukkan lokasi loket pembayaran kesehatan.

Sistem pelayanan perpanjangan SIM dimalam hari ini, menurutnya untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan. Terutama bagi mereka yang bekerja di wilayah DKI Jakarta, sehingga tidak perlu meninggalkan kantor untuk ijin tidak masuk kerja.

“Jadi, pelayanan SIM baru hanya untuk siang hari. Untuk perpanjangan kami layani pada malam hari. Kalau tidak terbagi seperti ini, kasihan pemohon bisa antri lama sekali,” kata salah seorang petugas yang lain.

Selain itu, petugas hanya akan melayani permohonan perpanjangan maksimal dua minggu sebelum jatuh tempo masa berlakunya SIM tersebut. Artinya, kalau masa berlakunya SIM masih diatas dua minggu dipastikan permohonannya ditolak.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani saat dikonfirmasi mengaku, pelayanan perpanjangan SIM di malam hari hanya untuk menghindari antrian jumlah pemohon yang berjubel. Apalagi jumlah pemohon pembuatan SIM, baik baru maupun perpanjangan makin hari terus meningkat.

“Pembagian waktu ini hanya untuk mempermudah pelayanan, sehingga tidak menambah panjang antrian. Selain itu, masyarakat juga bisa meluangkan waktu tanpa harus mengganggu jam kerja kantor,” kata Ojo Ruslani.

Meski demikian, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait pelayanan perpanjangan SIM malam hari. Diharapkan dengan sistem tersebut masyarakat dapat menikmati pelayanan yang cepat dan nyaman.

“Kami masih terus melakukan sosialisasi ini, baik secara langsung ke masyarakat maupun lewat Medsos (media sosial),” kata Ojo menambahkan.

Namun Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch, Edison Siahaan justru mempertanyakan soal aturan hukum yang memayungi kebijakan tersebut. Menurutnya, tujuan untuk mempermudah pelayanan jangan sampai disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Tujuannya sih bagus, tapi aturannya harus ada payung hukum yang jelas. Harus juga ada pengawasan untuk mencegah potensi terjadinya praktik-praktik yang merugiakan masyarakat,” kata Edison. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here