BERITABUANA.CO, JAKARTA – PDI Perjuangan sebagai partai pemenang Pemilu 2019, bertekad untuk mencari format paket Pimpinan MPR RI yang bisa melaksanakan amandemen UUD 1945 yang selama lima tahun gagal dilaksanakan Ketua MPR, Zulkifli Hasan.

Harapan ini disampaikan Anggota F-PDI Perjuangan MPR RI, Hendrawan Pratikno berbicara dalam diskusi Empat Pilar bertema “Menjaga Politik Kebangsaan, Layakkah Semua Fraksi di Kursi MPR,” di Media Center Gedung Nusantara III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Untuk periode ini, lanjut Anggota Komisi XI DPR RI itu, ingin mencari paket pimpinan yang bertekad melakukan amandemen terhadap undang-undang dasar negara republik Indonesia 1945.

“Tekad ini, sebenarnya di era kepemimpinan Zulkifli Hasan sudah ada dengan dihadirkannya Paniitoa Adhoc (PAH) I dan II,” kata dia lagi.

Terkait komposisi Pimpinan MPR, Hendrawan menegaskan kalau Undang-Undang Republik Indonesia nomor 2 Tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang MD3, sudah jelas. Dia mengatakan MPR terdiri 5 orang, dengan satu orang ketua dan empat wakil ketua yang dipilih dalam satu paket.

“Nah, kalau paketnya lebih dari satu, berarti dalam setiap paket ada orang dari DPD, kalau paketnya ada 3, pihaknya mempersilahkan. MPR 5 orang, mari kita buat paket, Demokrat bisa dimasukan ini misalnya, kalau ada figur bagus pasti dilamar, dan kita hitung. Inilah ilmu politik, sebagai seni berhitung. Nah paket ini dipersaingkan. Dan siapa yang menang ini akan menjadi pimpinan kita bersama,” pungkasnya. (Hendri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here