BERITABUANA.CO, JAKARTA – Staf Ahli Kapolri, Irjen Polisi Ike Edwin resmi mengikuti proses seleksi untuk menjadi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Didampingi anak dan istrinya, bekas Kapolda Lampung itu menyerahkan berkas persyaratan ke loket pendaftaran Sekretariat Pansel (panitia seleksi) Jakarta, Kamis (4/7/2019) lalu.

Mendaftarnya Irjen Pol. Ike Edwin itu mendapat dukungan dari LSM Kaukus Muda Indonesia (KMI), sebagaimana disampaikan ketuanya Edi Humaidi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi beritabuana.co, Senin (8/7/2019).

Bahkan, Edi Humaidi berpendapat kalau figur Ike Edwin layak menjadi pimpinan KPK ke depan, mengingat track recordnya yang cemerlang saat yang bersangkutan menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipikor) Bareskrim Polri tahun 2010.

“Saat menjadi Dirtipidkor, Pak Ike lah yang menangkap koruptor pajak Gayus Tambunan yang pelesiran ke Guangzhou China,” bebernya.

Bukan hanya itu, masih menurut Edi, Irjen Pol. Ike Edwin juga mempunyai modal kuat, terutama dalam pengalaman pemetaan dan pencegahan korupsi selama terlibat dalam beberapa kasus besar yang pernah diungkap.

“Pak Ike ini orang yang lurus, dan saya melihat beliau orang yang tepat untuk memimpin KPK ke depan. KMI akan mendukung beliau,” cetusnya lagi.

Seperti diketahui, pendaftaran Irjen Pol. Ike Edwin sendiri telah mendapatkan rekomendasi dari Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian. Ia menyatakan siap mengabdikan dirinya untuk memberantas korupsi di Indonesia. Jika terpilih Ike memastikan akan menyeimbangkan pencegahan dan penindakan di KPK.

“Nanti itu kita harus berkerja bersama seluruh komponen bangsa,” ujar lelaki lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985, dan ernah pula menjabat sebagai Kapolres Jakarta Pusat pada 2008, Kapowiltabes Surabaya Polda Jatim tahun 2009, dan Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri tahun 2010.

Selain sebagai seorang Perwira tinggi Kepolisian, Ike juga mendabat sebagai Perdana Menteri Kepaksian Pernong di Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, yang berada di Batu brak, Provinsi Lampung.

Pemilik pangkat bintang dua Ike Edwin juga bergelar doktor itu juga peraih gelar intelektual tertinggi di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada awal 2016 lalu. Gelar S3 dengan predikat sangat memuaskan tersebut diraih Ike ini setelah berhasil mempertahankan Disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor di Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI Jl Urip Sumoharjo Makassar. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here