Beritabuana.co Perwakilan Maluku Utara (Malut) mengadakan kunjungan ke Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kemendesa. (Foto: Natsir)

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Beritabuana.co Perwakilan Maluku Utara (Malut) mengadakan kunjungan ke Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kemendesa. Tim Beritabuana.co Malut di terima oleh Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kemendesa, Taufik Madjid SSos MSi di ruang kerjanya di Jl. TMP Kalibata No.17, Jakarta Selatan, Jum’at (5/7/2019) lalu.

Beritabuana.co Perwakilan Maluku Utara (Malut) mengadakan kunjungan ke Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kemendesa. (Foto: Natsir)

Dalam kesempatan itu, Taufik mengatakan dalam 5 tahun ini, prestasi serta pencapaian sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa, banyak sarana prasarana infrastruktur dasar skala desa yg dibangun untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka kemiskinan dan kesenjangan warga desa.

“Juga upaya menungkatkan kualitas hidup masyarakat desa, seperti pembanguan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan serta sanitasi masyarakat desa. Selain itu, pemberdayaan manusia dan pemberdayaan ekonomi desa terus digalakkan oleh pemerintah,” katanya.

Menurut Taufik arahan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo telah dilaksanakannya dengan baik dan khususnya di wilayah Maluku Utara program desa wisata terus dikembangkan di setiap kabupaten kota di Maluku Utara. Ia juga menjelaskan tentang program desa wisata yang memiliki tujuan penting yakni tingkat hidup masyrakat desa lebih maju dan budaya serta tradisi dapat lestari.

“Selain manfaat pengembangan desa sebagai desa wisata dalam hal tingkat hidup masyarakat serta pelestarian budaya, manfaat yang akan diterima oleh masyarakat selanjutnya adalah tentu saja dalam hal perekonomian.”paparnya.

Lanjut Taufik, perlu dijelaskan pula manfaat desa wisata ini untuk perekonomian secara langsung maupun secara tidak langsung bagi masyarakat serta apa dampak jangka pendek dan panjangnya. Selanjutnya, desa wisata berdampak pada peningkatan industri kecil menengah yang memanfaatkan produk lokal sebagai bahan mentahnya, selanjutnya untuk manfaat pengembangan desa sebagai desa wisata adalah sebagai sarana promosi produk lokal.

“Selain meningkatkan pemanfaatan SDA seperti lokasi wisata, keberadaan desa wisata juga dapat memberikan manfaat untuk promosi produk lokal. Promosi produk lokal ini bisa menjadi sebuah ciri khas dari desa yang mana diharapkan juga akan meningkatkan penjualan,” tukasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Perwakilan Beritabuana.co Malut, Natsir Amir membeberkan program-program pemberdayaan masyarakat yang diawaki oleh awak media melalui Rumah Belajar Pena yang gencar di lakukan oleh Beritabuana.co di Ternate Maluku Utara. Terlebih saat ini, perwakilan Beritabuana.co Malut sedang membangun Rumah Belajar dengan program unggulan seperti Workshop/Kursus, Pojok Baca Masyarakat, dan Kajian Pelayanan Publik.

Menurut Natsir, selain rumah belajar, Beritabuana.co juga menjalin kerjasama dengan Mahfadjul Qur’an (tempat penghafal qur’an) DKM Masjid Alghurabaa Jakarta. Tentunya, ragam program ini sangat penting di Maluku Utara dan wajib menjadi perhatian bersama untuk mengoptimalkan program pemberdayaan masyarakat. Direncanakan, kerjasama akan dilakukan antara beritabuana perwakilan Maluku Utara dan Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dirjen PPMD) Kemendesa untuk program pemberdayaan masyarakat. (Natsir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here