BERITABUANA.CO, LUMAJANG- Tim Cobra Polres Lumajang ‘Menyerok’ oknum PNS salah satu instansi di Kabupaten Lumajang menggunakan motor bodong dan diduga ada kaitannya dengan kasus pencurian kendaraan bermotor.

Oknum PNS tersebut yang bernama Matasan (45) yang beralamat di Desa Babakan, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang. Dia di amankan oleh Tim Cobra di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Dirinya harus rela digelandang ke Mapolres Lumajang karena kendaraan yang dipakainya diduga hasil kejahatan pencurian motor yang terjadi di Halaman Masjid Al Muttaqin di Jl. Gajah mada Kelurahan Kepuharjo Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang. Motor tersebut adalah Honda GL Max 125 dengan Nopol N 5908 YG WARNA Hitam tahun 2004.

Tersangka mengaku dirinya mendapatkan kendaraan tersebut melalui kesepakatan gadai dengan orang yang tidak dia kenal dikenal. Proses gadai berlangsung saat tersangka berada di embong kembar dan kendaraan tersebut hanya memiliki STNK saja.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menjelaskan bahwa pelaku mengatakan dirinya melakukan gadai dengan orang yang tidak dikenal.

“Disini sangat janggal karena, mana ada orang mau begitu saja menerima gadai dengan orang yang tidak dikenalnya sama sekali. Disini patut diduga yang bersangkutan mengetahui bahwa kendaraan tersebut bermasalah saat menerima kendaraan yang hanya memiliki STNK saja,” katanya.

Selain itu, nomor mesin dan nomor rangka juga telah dirusak, dan tersangka tahu akan hal ini. “Kenapa tidak lapor ke polisi kalau dia sadar kendaraan itu adalah hasil kejahatan. kenapa dipakai terus sampai 3 bulan, dan kenapa kendaraannya di preteli..?!.Tidak ada pelaku kriminalitas yang mengakui begitu saja perbuatannya” terang Arsal.

Arsal menghimbau untuk masyarakat tidak membudayakan membeli kendaraan bodong. Karena semakin banyak permintaan kendaraan bodong maka suplainya akan meningkat.

“Masalahnya, suplainya diperoleh dari
aksi Kriminalitas seperti begal dan curanmor. kita harus ingat bahwa dibalik kebahagiaan membeli motor murah tapi bodong, berarti ada orang lain yang terluka atau trauma karena di begal atau di curi motornya” pungkas Arsal.

Katim Cobra AKP Hasran Cobra menyatakan pelaku saat diamankan, langsung dilakukan penggeledahan dirumahnya.

“Di lemari tersangka ditemukan pretelan kendaraan bermotor. Patut kami curigai sebagai pelaku curanmor. Hal ini akan kami dalami utk mengumpulkan bukti-bukti tambahan. yang pasti motor tersebut hasil curanmor pada bulan maret di halaman masjid Al Muttaqin,” ujar Hasran. (Lmj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here