BERITABUANA.CO, KUPANG – Sebanyak 127 Anak yang berasal dari sembilan masjid di Kota Kupang, ikut khitanan massal yang digelar Dinas Sosial (Kesra) Kota Kupang.

Acara yang diselenggarakan di Masjid Nurul Wathan Asrama Tentara Kuanino Kota Kupang, Rabu (3/7/2019), juga dihadiri Dandrem 161 Wirasakti Kupang , Brijen TNI AD , Saiful Rahman, S.Sos, Wakil Walikota Kupang Hermanus Man dan Kadis Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana.

Dalam arahannya, Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, yang digelar setiap tahun.

“Khitanan masal ini merupakan program membangun manusia, karena sebagai kebutuhan dan keinginan mereka, maka kewajiban kami untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” tandas Hermanus Man.

Pada kesempatan yang sama, Dandrem 161 Wirasakti Kupang , Brijen TNI AD , Saiful Rahman mengatakan, sebagai kegiatan rutin yang juga diselenggarakan di Masjid Nurul Wathan Asrama Tentara, maka kedepan asrama yang ada di kompleks tersebut akan dibenahi dan menjadi tempat terbuka hijau bagi masyarakat Kota Kupang.

Disamping itu, tambah Saiful Rahman, akan dibangun juga menjadi ruang ramah anak dan ramah disabilitas, sehingga mereka akan merasa aman dan nyaman bila berada disitu.

“Ini upayaTNI menghadapi Kemajuan perkembangan Pembangunan di NTT dan Kota Kupang. Karena mau tidak mau kinu Provinsi NTT sudah menjadi pudat perhatian Pemerintah Pusat (Pempus),” tandas Saiful Rahman

Hal uni dibuktikan dengan kunjungan Presiden RI ke Provinsi NTT sebanyak enam kali dan kunjungan beberapa Menteri sebanyak 15 kali.

“Kunjungan mereka ini menandakan bahwa NTT akan berkembang dan Kota Kupang menjadi kota sangat berkembang. Sehingga kita harus mempersiapankan diri menerima kemajuan itu,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia kegiatan Eustakhius Matheius dalam laporannya menegaskan bahwa khitanan massal yang disiapkan oleh Pemkot Kupang sebanyak 100 Anak, tapi yang mendaftar sebanyak 127 Anak.

“Walaupun yang dialokasikan hanya 100 Anak, tapi yang mendaftar memcapai 127 Anak, maka sisanya sebanyak 27 Anak tetap akan kami upayakan untuk bida dikhitan. Dan bagi mereka yang selesai dikhitan, diberikan uang transpor sebrdar Rp 100.000/Anak sebagai rangsangan dari Pemkot Kupang,” jelasnya. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here