BERITABUANA.CO, JAKARTA – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Baidhowi menilai persoalan rekonsiliasi pasca pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) 2019, ke depan menjadi satu kesatuan bangsa karena persoalan bangsa Indonesia yang sangat besar yang harus diurus oleh Jokowi.

“Rekonsiliasi bukan berarti Jokowi tidak mampu mengatasinya karena sudah terbukti selama 5 tahun terakhir beliau mampu memimpin Indonesia. Tetapi kalau ini di usung dan didukung bersama-sama maka akan menjadi sebuah kekuatan dalam membangun Indonesia,” tutur Ahmad Baidhowi dalam diskusi publik yang diselenggarakan oleh Kaukus Muda Indonesia (KMI) bersama KAMPUD, di kantor KMI, Salemba, Jakarta Pusat, Salasa (2/7/2019).

Terkait dengan belum adanya ucapan selamat kepada Jokowi, meski sangat disayangkan namun ia menganggap hanya persoalan waktu saja.

“Kami tetap berhusnudzon bahwa ini soal waktu saja terkait kapan Prabowo memulai rekonsiliasi,” ujar Awie sapaan anggota DPR RI itu.

Sementara itu, pengamat senior LIPI, Prof. Indria Samego berpendapat, bagi yang berkuasa, memperhatikan suara dan merealisasikan keinginan rakyat agar politiknya tidak basa basi bukanlah perkara yang mudah. Oleh karena itu, kuncinya adalah rekonsiliasi.

“Harapan kita, lupakan pembelahan 01 dan 02 akan tetapi kita harus berpikir tentang Indonesia dan perkembangan masyarakat yang ada di tanah air terutama berkaitan dengan soal kualitas sumber daya manusia, pembangunan, dan pembangunan masyarakat di seluruh Indonesia. Kalau kita ramai terus maka otomatis akan mengganggu pembangunan infrastruktur, SDM dan lain-lain,” pungkasnya. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here