BERITABUANA.CO, JAKARTA– Puluhan pekerja yang mengenakan seragam rompi oranye tampak mengangkut pasir dan batu menyeberangi jembatan darurat yang dibuat menghubungkan saluran air di hutan kota Kemayoran. Mereka tengah membangun beberapa sarana dan fasilitas yang nantinya akan melengkapi keindahan hutan kota ini, antara lain tempat plaza untuk pertunjukan seni dan bangku-bangku yang nantinya akan digunakan untuk duduk-duduk para pengunjung. Seorang mandor yang ditemui Sabtu (29/6) mengungkapkan pihaknya sedang giat melakukan pekerjaan revitalisasi Hutan Kota Kemayoran ini yang diperkirakan akan selesai November mendatang.

Hutan Kota Kemayoran yang luas totalnya 22,3 hektar yang didalamnya termasuk waduk dan rawa ini merupakan kawasan hijau yang memproduksi oksigen untuk wilayah Kemayoran dan sekitarnya. Berbagai jenis pohon tumbuh di kawasan ini. Selain itu juga terdapat danau dan rumah pompa air untuk mengendalikan permukaan air yang ditampung di danau.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran, Riski Renando, mengungkapkan Kawasan Hutan Kota Kemayoran dikembangkan dengan konsep “Three Wonderful Journey” (Pesona Tiga Jalur) dengan memadukan jalur hutan (forest trail), ekspedisi mangrove dan  taman bermain air (water playground).

Track jalan kaki dan bersepeda Hutan Kota Kemayoran

Dari pembangunan yang dilakukan terlihat jogging track yang sudah diperbaiki, juga jembatan gantung bercat merah yang sangat cocok untuk area fotografi. “Kami akan melengkapi sarana dan infrastruktur yang diperlukan agar nantinya masyarakat bisa nyaman untuk melakukan berbagai aktivitas, seperti berolahraga jogging, naik sepeda dan juga menikmati wisata air,” ujar Riski. Tak hanya itu hutan kota juga dilengkapi dengan amphitheatre sebagai ruang untuk menampilkan pentas seni, nantinya masyarakat yang berkunjung dapat semakin merasakan kenyamanan dan melepas penat dari kegiatan rutin mereka.

Hutan Kota Kemayoran juga menjadi kawasan edukasi bagi para siswa sekolah dan masyarakat umum, karena disini bisa ditemui berbagai jenis pohon seperti kiara, pulai, sengon, bitangur, meranti dan juga trembesi yang diramaikan oleh kicauan burung kutilang, tekukur dan sebagainya. Sementara di kawasan danau pengunjung bisa menikmati burung belibis beterbangan. Nantinya di tengah-tengah danau akan dilengkapi dengan patung yang menggambarkan bahwa dahulunya kawasan ini merupakan sebuah bandar udara.

Pekerja Merevitalisasi Hutan Kota Kemayoran

Potensi luar biasa Hutan Kota ini akan dikembangkan sebagai salah satu unggulan Kawasan Kemayoran. Sebagai catatan, tahun 2018 lalu Hutan Kota Kemayoran meraih penghargaan “Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018”. Penghargaan dari Kementerian  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) ini diberikan kepada lembaga negara yang memiliki inovasi terbaik.

Riski Renando berharap masyarakat dapat memanfaatkan sebaik-baiknya kawasan asri Hutan Kota Kemayoran untuk kepentingan olahraga, rekreasi dan edukasi. Dengan demikian maka aset yang berada di bawah naungan Kementerian Sekretariat Negara ini dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang terbaik bagi masyarakat. (ayid/syd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here