BERITABUANA.CO, JAKARTA – Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta, Agus Winoto ditetapkan sebagai tersangka terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu, KPK juga menetapkan dua tersangka lain, yakni pengacara Alvin Suherman (pihak pemberi) dan Sendy Perico (pihak swasta yang berperkara).

“Tersangka AW selaku Aspidum Kejati DKI merupakan pihak penerima,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif yang didampingi Jaksa Agung Muda bidang Intelijen, Jan Maringka, dalam konferensi pers, di gedung KPK, Jakarta, Sabtu (29/06/2019).

Menurut Laode, penetapan tersangka dilakukan setelah memeriksa AW dan menemukan barang bukti uang Rp200 juta dari hasil penyerahan tersangka AS dan SP.

“Setelah melakukan pemeriksaan dan sebelum batas waktu 24 jam sebagaimana diatur dalam KUHAP, dilanjutkan dengan gelar perkara, maka disimpulkan adanya dugaan Tindak Pidana Korupsi memberikan atau menerima hadiah atau janji terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tahun 2019,” katanya.

Ditambahkan, tersangka AW akan dikenakan  Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan pemberi dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Meski demikian, lanjut Laode, keberadaan tersangka Sendy Perico hingga saat ini belum tertangkap. Karena itu Laode mengimbau agar Sendy Perico untuk segera menyerahkan diri.

“Kami juga mengimbau agar tersangka SP, selaku pihak swasta untuk segera menyerahkan diri sehingga dapat menjelaskan perannya dalam kasus ini,” katanya. Oisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here