BERITABUANA.CO, JAKARTA – Universitass Satya Negara Indonesia (USNI) yang diprakarsai Fakultas Teknik, menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Kampus GOES to Sustainable Development Goals (SDGs)” (27/6).

“Seminar nasional yang digelar USNI mengangkat isu-isu terkait langkah Indonesia dalam mengeimplementasikan program SDGs serta untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak dan masyarakat untuk terlibat dalam aksi penerapan program SDGs,” ungkap, Dosen Senior Fakultas Teknik USNI, Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si.

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah kesepakatan di antara 193 Negara Anggota PBB termasuk Indonesia tentang pembangunan berkelanjutan berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.

SDGs memiliki 17 tujuan dengan 169 target, dimana tujuan dan target-target dari SDGs ini bersifat global serta dapat diaplikasikan secara universal. Mulai dari Pengentasan segala bentuk kemiskinan disemua tempat, Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan nutrisi, serta menggalakan pertanian yang berkelanjutan. Kehidupan sehat dan sejahtera, Pendidikan berkualitas dan mendorong kesempatan belajar seumur hidup bagi semua orang; Kesetaraan gender; Menjamin akses atas air dan sanitasi untuk semua. Memastikan akses pada energi yang terjangkau dan berkelanjutan; Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan ketersediaan lapangan pekerjaan yang layak untuk semua; Industri dan infrastruktur yang mendorong inovasi; Mengurangi kesenjangan diantara negara-negara. Kota dan komunitas berkelanjutan; Pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan; Penanganan perubahan iklim; Perlindungan ekosistem laut secara berkelanjutan; Perlindungan ekosistem daratan yang berkelanjutan Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh; Kemitraan global demi pembangunan berkelanjutan.

Untuk mencapai tujuan Tujuan SDGs Indonesia mengedepankan prinsip pelaksanaan dengan inklusivitas, yakni melibatkan baik unsur pemerintah maupun non pemerintah seperti pelaku usaha, filantropi, organisasi masyarakat, juga akademisi dan perguruan tinggi agar semakin banyak masyarakat yang terlibat.

Perguruan Tinggi termasuk USNI memiliki peran penting dalam pencapaian SDGs melalui kontribusi para akademisi dalam pengembangan dan penyempurnaan indikator SDGs. Sebagai bentuk partisipatif pada pencapaian tujuan SDGs.

Pembicara inti dalam seminar nasional adalah Ir. R. Laisa Wahanudin, M.MEDSc (PH) dari Bappenas,dengan topik Pembangunan Air Minum dan Sanitasi menuju SDGs. Dr. Ir. Khalawi Abdul Hamid, M.Sc., MM dari IATPI, dengan topik Peran Sertifikasi Jasa Dan Konstruksi Pada Pencapaian SDGs; Ir. Supandi, MM dari PT. Unilab Perdana dengan topik Unggulan Data Laboratorium Pada Pencapaian SDGs; Dr.Subagiyo, SE.,MM dari Indonesian Logistics and Forwarders Association; Dr. Rufman, M.Kom dari USNI dengan topik Information And Communication Technology (ICT) Mempercepat Pelaksanaan SDGs. Seminar dimoderatori oleh Yusriani Sapta Dewi. Selain pembicara inti, dalam Seminar Nasional ini juga menghadirkan pemakalah Kelly Thomson dan Swasti Crain dari Business and Sociodynamics Chicago, serta 21 pemakalah dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

Sedangkan Hasil Seminar Nasional akan didokumenkan dalam bentuk Proceeding yang akan diserahkan ke berbagai Institusi sebagai bentuk usulan dan dukungan dalam pencapaian SDGs di Indonesia.(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here