BERITABUANA.CO, KUPANG – Melalui pertemuan High Level Meeting (HLM), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kupang berhasil menetapkan dua rekomendasi utama, berkaitan dengan ekonomi dan inflasi NTT terkini serta strategi pengendalian inflasi sampai dengan akhir tahun 2019.

Pertemuan dipimpin langsung Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe di kantor Bupati Kupang, merupakan tindak lanjut dari program kerja TPID Kabupaten Kupang dan HLM TPID Provinsi yang dilaksanakan pada 29 Mei 2019 lalu.
Dua rekomendasi utama tersebut masing-masing, pertama, melakukan penjajakan dengan BPS Kabupaten Kupang untuk melakukan perhitungan Inflasi sehingga mencerminkan kondisi riil inflasi yang terjadi di Kabupaten Kupang.

Rekomendasi kedua, dalam rangka menindaklanjuti hasil Deklarasi Masyarakat Ekonomi NTT, maka perlu dilakukan penjajakan Kerjasama Antar Daerah (KAD) terutama dengan Kota Kupang, karena kebijakan/regulasi yang dihasilkan sangat berkaitan erat dengan upaya pengendalian Inflasi serta perekonomian daerah. KAD dapat menghasilkan kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua pemerintah daerah.

Wakil Bupati Kabupaten Kupang, Jerry Manafe dalam arahannya menyampaikan bahwa kehadiran TPID sangat penting bagi Kabupaten Kupang, karena dapat menciptakan kestabilan harga komoditas kebutuhan pokok, sehingga daya beli masyarakat dapat terjaga, laju inflasi sangat berpengaruh terhadap perekonomian daerah.

“Revolusi 5P dibidang Pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan kelautan dan pariwisata yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang, merupakan salah satu upaya menjaga ketersediaan komoditi dari sisi Supply (Inflasi) serta model pembangunan, disesuaikan dengan potensi ekonomi lokal masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat,” urai Jerry Manafe.

Untuk itu pihaknya mengajak seluruh pihak, untuk terus bekerja sama agar dapat terus mengawal program pengendalian inflasi di Kabupaten Kupang. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here