Sidang Sengketa Pilpres 2019, Yusril: Semua Pihak Harus Lakukan Rekonsiliasi Pasca Putusan

by -
Yusril Ihza Mahendra, Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Amin.

BERITABUANA.CO, JAKARTA – Hari ini, Kamis 27 Mei 2019, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang sengketa Pilpres 2019, dengan agenda pembacaan putusan perkara gugatan hasil pilpres 2019.

Kuasa hukum pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Mar’uf Amin, Yusril Ihza Mahendra meminta semua pihak harus melakukan rekonsiliasi usai majelis hakim MK memutuskan perkara gugatan hasil pemilu presiden 2019.

“Setelah Putusan MK, para pihak yang bersengketa termasuk pendukung masing-masing wajib melakulan rekonsiliasi,” ajaknya.

Yusril mengatakan sebagai bangsa yang besar tentu wajib melihat tantangan ke depan, bahkan harus melupakan konflik internal untuk sebuah tujuan yang lebih besar yakni kemajuan bangsa dan negara.

“Negara ini milik kita semua para warga bangsa, jangan kita saling meyimpan dendam dan permusuhan,” ujarnya.

Menurut dia, perbedaan kepentingan selamanya akan ada namun harus mampu mengelola perbedaan itu secara elegan agar bermuara pada maslahat dan kebaikan, bukan kerusakan apalagi kehancuran.

“Saya mengajak warga bangsa untuk mengedepankan kejernihan berfikir, meningkatkan daya kritis dan bersikap saling menghargai. Jauhkan diri dari sikap emosional berlebihan, mudah menerima sesuatu tanpa bertanya dan melihat orang yang berbeda sebagai musuh yang harus dilawan,” tandasnya. (Aldo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *