BERITABUANA.CO, JAKARTA- Guru besar dari Universitas Krisnadwipayana Prof. Indriyanto Seno Adji berharap semua pihak, baik peserta maupun pendukung Pilpres sebaiknya menghargai apapun substansi putusan MK dan menghindari pengerahan massa dengan dalih menjaga netralitas Mahkamah Konstitusi sebagai Mahkamah Keadilan.

“Pengerahan massa, langsung atau tidak langsung akan berpotensi gesekan sosial yang berdampak chaos, karena itu percayakan semua masalah Pilpres ini kepada putusan Mahkamah Konstitusi,” kata Prof. Indriyanto lewat keterangannya, Kamis (27/6).

Ia menjelaskan, putusan MK yang Independen, netral dan Imparsial ini merupakan cermin dari keberhasilan negara membangun demokrasi didalam sistem peradilan yang transparan. Selain itu putusan MK menjadi momentum bagi segenap komponen bangsa membuktikan persatuan kesatuan bangsa dan negara, juga lebih penting daripada isu sosial politik lainnya.

“Sehingga saatnya meninggalkan soal ketidakberhasilan pembuktian maupun isu kecurangan peserta pilpres ini,” jelasnya.

Prof. Indriyanto menambahkan bahwa negara telah berhasil membangun budaya demokrasi dalam sistem peradilan yang Independen, netral dan taransparan. Bahkan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada pihak yabg tidak mengakui kekalahan.

“Politik Pilpres ini melalui MK. Karena itu negara dan masyarakat pasti akan menolak setiap gerakan massa ataupun perusuh demokrasi yang berdalih keagamaan, politik dan kondisi sosial apapun yang mengganggu pada saat maupun pasca Putusan MK ini,” tegasnya.

“Negara selalu siap melakukan penegakan hukum yang tegas, proporsional dan terukur terhadap perusuh demokrasi, khususnya terhadap gangguan pelaksanaan sistem hukum Putusan MK ini,” tutupnya. (Nir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here