BERITABUANA.CO, JAKARTA–Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Kesatuan Pelaut Indonesia (DPP KPI) segera mengurus 17 sertifikat tanah di Muara Gembong, Bekasi, setelah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Muh. Harun Let Let, mantan pejabat Kementerian Perhubungan, dengan hukuman dua tahun penjara.

“Atas vonis itu, KPI akan mendapatkan kembali sertifikat tanah yang telah dibaliknamakan kepada orang lain yang tidak berhak memiliki tanah tersebut,” kata Presiden KPI Prof. Dr. Mathias Tambing dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (26/6/2019). Vonis terhadap Harun Let Let tersebut, menurutnya, dibacakan oleh majelis hakim yang dipimpin hakim Desbenneri Sinaga,SH,MA dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 16 Mei 2019.

Mathias menyebutkan, Harun dihukum dua tahun penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan telah menggelapkan 17 sertifikat tanah milik KPI (Kesatuan Pelaut Indonesia) di Muara Gembong, Kab. Bekasi, Jawa Barat. Dalam putusan itu, hakim juga memerintahkan DPP KPI untuk segera mengurus 17 sertifikat tanah yang telah dibaliknamakan kepada orang lain agar dapat dimiliki kembali.

“Untuk itu, kami akan segera mengurus semua sertifikat agar KPI dapat menguasai kembali seluruh tanah yang digelapkan terdakwa di Muara Gembong, karena tanah itu dibeli dari uang KPI yang diperoleh melalui iuran anggota,” kata Mathias Tambing. Vonis tersebut dijatuhkan setelah majelis hakim mendengar keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maidarlis, SH maupun kuasa hukum terdakwa.

Pada sidang sebelumnya, JPU mendakwa Harun Let Let melakukan tindak pidana penggelapan 17 sertifikat tanah milik KPI di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kab. Bekasi. Kasus ini terjadi antara tahun 2014-2016 setelah Harun ditumbangkan dari kepengurusan KPI melalui Munas Luar Biasa (Munaslub) KPI di Jakarta pada April 2001.

Menurut Mathias, pada kepengurusan KPI periode 1997-2002 Harun sebagai Bendahara, sedang Ketua Umumnya adalah Iskandar B. Ilahude. Pada periode itu, KPI membeli tanah seluas 50 Ha di Kampung Poncol, Desa Pantai Harapan Jaya, Kec. Muara Gembong, Bekasi, untuk pendidikan dan pelatihan (diklat) pelaut anggota KPI. (Ful)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here