BERITABUANA.CO, JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis mengungkapkan bahwa ide dasar check and balance itu mencegah jangan sampai satu organ menjadi tiran bagi organ yang lain.

“Itu dasar, maka agar tak terjadi tiran bagi organ yang lain maka dibalancing kewenangannya,” kata Margarito dalam diskusi 4 Pilar MPR RI, dengan tema “Mekanisme Check and Balances Lembaga Negara” di Media Center Gedung Nusantara III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/6/2019).

Mengapa mesti di balancing? Margarito jelaskan cara berfikirnya begini, semua orang itu punya kecendrungan untuk berkuasa mutlak.

“Dan kecendrungan ini harus di kerangkakan dalam hukum, dijinakan dengan hukun dengan cara sebagian kewenanganmu diletakan di sini, dan sebagian yang lain diletakan di sana,” tambahnya lagi.

Dalam kerang tersebut, Margarito mengatakan, kalau berbicara check and balance maka yang dibicarakan relasi yang tumpang tindih.

“Jadi, tidak bisa tidak dan dengan cara ini demokrasi bisa dikembangkan, akuntabilitas bisa dikembangkan, transpoaransi bisa dikembangkan,” cetus Margarito. (Kds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here