BERITABUANA.CO, JAKARTA – Posko Angkutan Laut Lebaran 2019 resmi di tutup oleh Dirjen Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo, Jumat (21/6/2019) di Kementerian Perhububgan. Dimulai sejak H-15 (21 Mei 2019) sampai dengan H+14 (21 Juni 2019 pukul 08.00 WIB) tercatat sebanyak 1.960.605 orang penumpang telah melakukan perjalanan mudik menggunakan moda transportasi laut.

“Jika dibandingkan dengan realisasi angkutan lebaran pada tahun 2018 (1439 H) dalam periode yang sama, yaitu jumlah penumpang yang diangkut selama penyelenggaraan angkutan laut sebanyak 1.777.339 orang, maka pada tahun 2019 ini terjadi peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan angkutan laut sebesar 10,31 persen dengan jumlah penumpang sebesar 1.960.605 orang,” ungkap Dirjen Agus.

Dikatakan, Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 yang berada di kantor pusat Kementerian Perhubungan maupun di 51 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut yang pelabuhannya dipantau selama penyelenggaraan angkutan laut lebaran tahun 2019 resmi ditutup.

Dirjen Agus menjelaskan, pelabuhan yang mengalami lonjakan penumpang paling tinggi selama masa angkutan laut lebaran 2019 ini adalah pelabuhan Batam dengan jumlah penumpang sebanyak 250.386 orang. Pelabuhan terpadat kedua setelah Batam adalah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan jumlah penumpang sebanyak 231.270 orang, disusul oleh Pelabuhan Tanjung Pinang 128.862 orang penumpang.

“Alhamdulillah, secara umum penyelenggaraan angkutan laut di seluruh wilayah Indonesia pada masa lebaran tahun 2019 (1440 H) telah berjalan dengan aman, selamat, tertib dan nyaman. Meskipun terjadi kenaikan penumpang di beberapa pelabuhan, namun tidak terjadi adanya penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut oleh kapal-kapal penumpang yang beroperasi selama masa angkutan lebaran,“ ujar Dirjen Agus.

Menurutnya, hasil pemantauan CCTV terhadap 51 pelabuhan yang dipantau secara real time oleh Posko Angkutan Laut Lebaran 2019 selama penyelenggaraan angkutan laut lebaran juga dilaporkan tidak terjadi hal-hal atau kejadian yang luar biasa.

Menyoal Mudik Gratis Sepeda Motor Dengan Kapal KM. Dobonsolo, tambah Dirjen Agus, telah terlaksana dengan sukses dan lancar serta mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat, dan tercatat lebih dari 11.000 orang telah mengikuti kegiatan mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut atau mencapai lebih dari 73 % kuota yang terisi.

“Program Mudik Gratis tahun 2019 yang melayani trayek Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang PP ini tentunya menjadi bukti kepedulian Pemerintah dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan yang berpihak pada masyarakat dan mendengar aspirasi masyarakat yang menginginkan mudik bareng, asyik lancar juga berkeselamatan,” pungkasnya. (yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here