BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024 akan dibahas dan diputuskan pada Kongres V yang akan digelar di Bali bulan Agustus nanti. Meski demikian, sudah mulai muncul aspirasi dari semua Ketua PDI Perjuangan tingkat provinsi  yang meminta kesediaan Megawati Soekarnoputri untuk berkenan memimpin kembali PDI Perjuangan.

“Itu suara arus bawah. Yang membedakan PDI Perjuangan dengan partai lain adalah peserta kongres itu sebagai utusan, mereka membawa mandat dari arus bawah, suara arus bawah ini yang didengarkan, dengan demikian seluruh substansi persiapan kongres adalah bagaimana partai mendengar arus bawah ini, jadi bukan ikut model-model demokrasi gaya negera lain,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kepada wartawan disela acara Rakernas IV PDI Perjuangan di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro 58, Menteng,Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).

Dia membenarkan, suara mayoritas masih menghendaki Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum.

“Kalau suara arus bawah seperti itu, tapi partai membuka seluruh panca indera politik kami, karena kami meyakini kepemimpinan Ibu Mega objektif, sangat kokoh menjaga ideologi Pancasila, dan  terbukti rakyat menerima kepemimpinan dari Ibu Megawati Soekarnoputri dengan PDI Perjuangan memenangkan dua kali berturut-turut, sehingga perubahan yang dimaksudkan oleh PDI Perjuangan adalah perubahan kemajuan bagi masyarakat bangsa dan negara Indonesia, kemajuan ke arah yang lebih baik tapi dalam kepemimpinan kami setiap ada jalan ideologi, kami pertahankan core values dari PDI Perjuangan yaitu gotong royong dan musyawarah mufakat itu,”terang Hasto.

Panca indera politik itu, lanjut dia menyerap seluruh aspirasi masyarakat dan membangun kepemimpinan partai agar bersama memperebutkan masa depan untuk bangsa dan negara.

“Nah, kepemimpinan dalam kesadaran PDI Perjuangan itu adalah tidak semata-mata kepemimpinan yang mendapat legitimasi kuat dari arus bawah, memiliki pengalaman panjang, kokoh dalam ideologi tetapi juga isyarat langit itu juga penting,” kata Hasto seraya mengajak menunggu Megawati Soekarnoputri. (Asim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here