BERITABUANA.CO, JAKARTA – Driver ojek online Budi Sumarlin (43), yang menjambret ponsel genggam bocah lelaki di Cengkareng yang viral di medsos telah ditangkap.Budi diringkus di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Senin (17/6/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, penangkapan terhadap Budi bermula seusai rekaman CCTV yang merekam aksi tersebut viral di media sosial. Dimana, Budi merampas ponsel genggam saat bocah lelaki itu sedang buang air kecil di selokan.

“Setelah itu viral, orang tuanya laporan dan tim Resmob akhirnya bisa menemukan tersangka tersebut berinisial BS,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (19/6/2019).

Argo menerangkan, kejadian tersebut terjadi di Jalan ZZ, RT. 12 RW. 04, Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Seusai menggasak ponsel gengam, Budi lantas kabur ke rumahnya di kawasan Cengkareng.

Sesampainya di rumah, motor dengan pelat nomor B 4979 BPF yang ia kemudikan di tinggal. Rupanya, Budi sadar jika aksinya telah viral di media sosial.

“Motornya disimpan di rumah, kemudian pelaku ini tidak bekerja sebagai driver ojek online,” tambahnya.

Selama pelarian, Budi bekerja sebagai kuli angkut barang di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di kawasan itulah akhirinya polisi meringkus Budi.

“Pelaku BS ini tidak kerja, artinya dia tidak kerja di ojek online sementara. Dia akhirnya kerja menjadi kuli angkut-angkut barang di Tanah Abang,” jelas Argo.

Kepada polisi, Budi terpaksa melakukan aksinya dengan alasan terlilit hutang. Ia sempat meminjam uang dengan bunga yang besar sehingga tak sanggup untuk mengembalikannya.

“Ternyata BS ini mencuri karena dililit hutang. Pinjem utang sama orang, bunganya besar dan kesulitan mengembalikan. Akhirnya, dia mencuri HP dengan harapan mau dijual dan membayar hutang,” kata Argo.

Akibat perbuatannya, Budi terancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(CS)