BERITABUANA.CO, JAKARTA – Ditretorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap sabu 62 kilogram dan ekstasi 20 ribu butir. Narkotika disimpan di sebuah pulau tak berpenghuni di Pulau Alang Bakau, Tanjungpinang, Kepulauan Riau  (Kepri).

“Pulau itu tak berpenghuni, tapi pelabuhan ‘tikusnya’ bisa digunakan untuk bersandar kapal kecil. Oleh pelaku, pulau tersebut dibikin gudang untuk menyimpan narkoba,” ujar Direktur IV Bareskrim Brigjen Pol Eko Daniyanto di Mabes Polri, Selasa (18/6/2019).

Bareskrim mendapat informasi di Pulau Alang Bakau, Desa Dendon, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintang, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau ada penyelundupan narkoba jenis sabu dari Malaysia.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, anggotanya lalu melakukan penyelidikan dan mendapati adanya seseorang yang dicurigai mengendalikan peredaran narkoba dari Pulau Alang Bakau. Setelah berhasil memprofilkan target operasi, polisi menangkap pelaku IN.

“Hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mengambil sabu dari seseorang bernama Dullah, yang berada di Malaysia. Dullah masuk daftar pencarian orang (DPO). Tim pergi bersama tersangka ke Pulau Alang Bakau, tempat disimpannya narkoba,” ucap Eko.

Di lokasi tersebut, polisi menemukan dua tas hitam besar berisi 54 bungkus kemasan teh. 54 bungkus teh tersebut masing-masing berisi satu kilogram sabu.

“Tasnya dikubur dan diberi tanda seperti ditancapkan kayu. Tersangka diberi upah Rp 40 juta sekali jalan dari Johor, Malaysia ke Pulau Alang Bakau. Tim berhasil mengamankan 54 kilogram sabu di Pulau Alang Bakau,” papar Eko.

Terungkapnya modus ini penyimpanan narkoba di pulau ini berawal dari kegiatan penangkapan yang dilakukan Bareskrim Polri di Jalan Wan Amir, Kotamadya Dumai, Riau pada Jumat (10/5/2019).

“Saat itu penangkapan dipimpin AKBP Alamsyah Pelupessy. Tersangka yang berhasil diamankan bernama Nasril dengan barang bukti 8 kilogram sabu dan 20 ribu butir ekstasi,” tambah Eko.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Min)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here