BERITABUANA.CO, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmad Handoyo mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian. Meski trend anggaran menurun, tetapi banyak capaian yang diraih dalam kurun waktu 5 tahun ini.

“Memang ada keanehan, anggaran Kementerian Pertanian turun, trendnya turun sejak tahun 2014, tetapi dari data statistik, kementerian ini mencatat banyak kemajuan, dan itu tidak retorika, tapi fakta,” kata Rahmad dalam rapat kerja Komisi IV DPR dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Gedung DPR RI, Senin (17/6/2019).

Dalam paparan Anggaran Kementerian Pertanian Tahun 2015-2019 yang disampaikan Amran Sulaiman, terlihat penurunan anggaran tersebut. Tahun 2015 anggaran kementerian ini hanya Rp 32.72 Triliun. Kemudian di tahun 2016 Rp 27.72 Triliun, Tahun 2017 Rp 24.22 Triliun, lalu Tahun 2018 Rp 24.03 Triliun dan Tahun 2019 hanya Rp 21.71 Triliun.

Sementara untuk tahun 2020, Kementerian Pertanian mengajukan anggaran untuk pagu indikatifnya Rp 20.53 Triliun dan usulan tambahan anggaran Rp 12.05 Triliun.

Pada kesempatan itu, Rahmad Handoyo mendukung anggaran yang diajukan Kementerian Pertanian untuk tahun 2020.

“Kita setuju penambahan anggaran yang diajukan Rp 12 Triliun. Anggaran yang selalu turun saja sudah banyak kemajuan, apalagi anggaran naik, makin bagus kinerja Kementerian Pertanian,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

“Kalau ditambah anggaran, maka akan lebih signifikan angka-angka statistik kementerian ini,” tambahnya lagi.

Kemajuan yang dicapai Kementerian Pertanian menurut Rahmad antara lain menurunnya kemiskinan pedesaan. Kemudian, investasi di sektor pertanian mengalami kenaikan. Volume ekspor produk pertanian pun tercatat mengalami kenaikan.

“PDB pertanian juga selalu naik,” kata Rahmad sembari menyatakan keanehannya itu, disaat anggaran Kementerian Pertanian turun, tetapi kinerjanya justru mengalami kenaikan. (Asim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here