BERITABUANA.CO, LUMAJANG– Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban terus menggencarkan Patroli Bersama Tim Cobra untuk memberantas tindak Kriminalitas di Lumajang. Dampaknya, Senin (10/6/19) malam aaat kegiatan Patroli Tim Cobra bertemu dengan Satgas Keamanan Desa Boreng yang sedang mencurigai adanya pelaku curanmor wilayahnya.

Terbukti, satu orang pelaku curanmor asal Kabupaten Jember akhirnya dapat dibekuk oleh Satgas Keamanan Desa Boreng Bersama Tim Cobra saat melancarkan aksinya di Dusun Kuwung, Desa Boreng, Kecamatan Lumajang. Korban atas nama Hariono kehilangan sepeda motor Mio 125 yang sempat berhasil di boyong oleh 3 orang pelaku yang informasinya semuanya berasal dari Jember.

Salah satu pelaku yang tertangkap bernama Nur Hasan. Dirinya tertangkap setelah mencoba kabur, namun usahanya gagal karena besarnya pasukan tim Cobra yang dikerahkan untuk meringkus tersangka bersama Satgas Keamanan Desa Boreng.

Tersangka yang tidak berkutik diamankan Tim Cobra ke Mapolres Lumajang beserta barang bukti hasil curian serta sepeda motor CBR milik pelaku yang sempat ditinggalkan ditengah kebon sengon.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan apresiasinya terhadap Satgas Kemanan Desa Boreng yang sigap menjaga Desanya.

“Kami berhasil menangkap salah pelaku Curanmor karena kecurigaan dari anggota Satgas Desa Boreng,”ujar Arsal.

“Kami sudah mengetahui identitas kedua pelaku yang melarikan diri. Saya himbau kepada 2 pelaku yang masih melarikan diri untuk segera menyerahkan diri. Karena Tim Cobra tidak akan segan-segan menggunakan upaya paksa dalam menangkap para pelaku Kriminalitas yg berusaha mengusik kenyamanan warga Lumajang,” sambung Kapolres.

Katim Cobra AKP Hasran Cobra menambahkan bahwa kelompok curanmor ini belum tau kalau Lumajang memiliki Tim Cobra yang siap memburu para pelaku Kriminalitas.

“Tersangka satu ini tidak akan bernafas lega karena harus menjalani kurungan lagi di Kabupaten Lumajang akibat kelakuannya mengganggu kedamaian masyarakat Lumajang,” tegas Hasran.

Dari pengakuan tersangka Nur Hasan dirinya beraksi di Kabupaten Lumajang bersama 2 orang rekannya yang juga berasal dari Jember. Nur Hasan sendiri residivis kasus pencurian Sapi beberapa tahun yang lalu.

Pimpin Olah TKP

Terpisah, Kapolres Lumajang pada Senin siang memimpin langsung kegiatan Olah TKP perampokan di Dusun Meleman Desa Wotgalih, Yosowilangun, Lumajang.

Kurang lebih 20 orang personil Tim Cobra Polres Lumajang dipimpin Kapolres Lumajang mendatangi rumah korban Abdul somat (35) Dusun Meleman, Desa Wotgalih, Yosowilangun, Lumajang.

Terkait kejadian tersebut Korban kehilangan 3 unit sepeda motor dan uang tunai senilai Rp. 5.000.000 yang terjadi Pada Minggu (9/6/19) sekira pukul 01.00 WIB. Korban menderita kerugian kurang lebih sekitar Rp. 40.000.000

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengatakan bahwa menurut keterangan korban, para pelaku masuk kedalam rumah korban dengan cara mencungkit cendela kamar, namun tidak bisa terbuka. Kemudian pelaku menuju ke arah dapur dan mencongkel pintu dapur yang terbuat dari anyaman bambu.

“Setelah berhasil membuka pintu dapur pelaku masuk ke dalam rumah yang kemudian pelaku berhasil membawa 3 unit sepeda motor dan uang tunai sejumlah Rp. 5.000.000,” ujar Arsal

“Analisa saya pelaku berjumlah minimal 6 orang. Kami akan kumpulkan informasi melalui olah TKP dan mencari bukti-bukti yang ditinggalkan oleh tersangka.
Saya akan kerahkan Tim Cobra Polres Lumajang untuk menelusuri kasus ini dan segera menangkap pelaku perampokan tersebut. Mereka komplotan yang cukup meresahkan warga dan harus segera kita tangkap,” tambah Arsal. (Lmj)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here