BERITABUANA.CO, JAKARTA – Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Edy Pramono menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengamanan ketat di wilayah Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Penutupan jalan akan kembali dilakukan di kawasan tersebut.

Kepada awak media saat melakukan peninjauan di Gedung MK, Jakarta, Selasa (11/6/2019), Gatot memerinci ruas jalan Merdeka Barat, Merdeka Utara, dan Harmoni akan ditutup sementara untuk akses publik. Kebijakan tersebut diberlakukan pada sidang perdana sengketa pilpres, Kamis (14/6/2019) nanti.

“Penutupan jalan supaya memberikan rasa aman dan nyaman juga yang melakukan persidangan baik termohon, pemohon, ketua (MK Anwar Usman), dan masyarakat yang tentu kita antisipasi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan pengamanan dalam beberapa tahapan. Mulai dari dalam Gedung MK hingga luar kawasan gedung.

“Nanti ada yang didalam, kita ada pengamanan nanti di luar gedung ini, sampai dengan di depan barikade di sampai Museum Gajah,” tuturnya.

Lebih lanjut, pihaknya belum dapat memutuskan pemberlakukan penutupan dilakukan selama masa persidangan hingga putusan atau tidak. Tergantung kondisi situasional dilingkungan gedung MK.

“Kta liat nanti dinamika, situasinya. nanti kita liat ya (dari 14 Juni hingga 28 Juni),” pungkasnya.

Penutupan akses masuk menuju gedung MK sempat dilakukan usai pengumuman hasil Pemilu Serentak 2019. Petugas memblokade Jalan Merdeka Barat dan Merdeka Utara guna mengamankan proses pendaftaran sengketa pemilu. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here