BERITABUANA.CO. KUPANG – Ekspor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Bulan April 2019 senilai US$ 1.138.079 dengan volume sebesar 4.856 Ton, alami penurunan sebesar 3,07 Persen dari Ekspor pada Bulan Maret 2019, yang sebesar US$ 1.174.125.

“Nilai ekspor ini terdiri dari ekspor migas sebesar US$ 92.793 dan non migas US$ 1.045.286. Dan seluruhnya dikirim ke Negara Timor Leste,” jelas Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia saat jumpa pers di aula kantor BPS Provinsi NTT, Senin (10/6/2019).

Diakui Maritje, komoditas terbesar yang diekspor pada Bulan April tersebut adalah kelompok komoditas garam, belerang dan kapur senilai US$ 174.068.
Sedangkan Impor pada Bab April 2019, tandas Maritje, senilai US$ 9.599.799 dengan volume sebesar 18.772 Ton, dengan komoditas Impor terbesar Bahan Bakar Mineral yang didatangkan dari Malaysia.

“Jika membandingkan kumulatif nilai ekspor sebesar US$ 4.514.562 terhadap kumulatif nilai impor sebesar US$ 26.826.516, maka sejak Januari sampai April 2019 terdapat defisit sebesar US$ 22.311.954,” terang Maritje.

Ditambahkan Maritje, pengiriman komoditas ekspor tersebut dilakukan melalui Pelabuhan Atapupu di Kabupaten Belu sebesar Us$ 1.064.091 dan Pelabuhan Tenau Kupang sebesar US$ 73.988. (iir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here