Satu Keluarga Selamat usai Mobil Sedan Terjun Bebas ke Dasar Sungai

by -

BERITABUANA.CO, LUMAJANG- Telah terjadi kecelakaan tunggal di desa Kencono, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang tepatnya di jembatan sungai Ireng-ireng. Diketahui, mobil aedan Honda Maestro dengan Nomor Polisi L 1202 LW berjalan dari arah barat ke timur di jalan yang menurun.

Naas, tiba-tiba saja mobil tersebut mengalami rem blong hingga menabrak pembatas jembatan hingga terjun bebas dari jembatan ke arah sungai Ireng-ireng
sedalam 8 meter.

Beruntung dalam peristiwa ini, pengemudi dan penumpang lainnya hanya mengalami luka-luka ringan. Kerugian material sendiri ditafsir mencapai Rp 5 juta.

Diketahui, pengemudi mobil tersebut dengan inisial A (35) warga Desa Sentul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang yang saat itu didalam mobil juga ada istri dan ketiga anaknya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menyatakan kecelakaan akibat rem yang bermasalah. “Permasalahan utama karena rem
blong, sehingga pengemudi tidak dapat menguasai mobilnya,” kata Arsal, Jumat (7/6).

“Mobil terjun bebas dari atas jembatan ke sungai yang jaraknya sekitar 8 meter. Kita beryukur, korban dan keluarganya tidak mengalami luka serius, hanya lecet-lecet,” tegas Arsal.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian laka tunggal tersebut.

“Memang benar terjadi laka tunggal di wilayah hukum polres Lumajang, tepatnya di jembatan sungai ireng-ireng. Namun demikian, si pengemudi mengaku bukan pemudik di hari Raya Idul fitri kali ini tapi warga Lumajang juga. Lokasi kejadianpun juga bukan merupakan jalur untuk para pemudik,” kata Giri seraya menambahkan bahwa laka tersebut dalam penanganan pihaknya.

Kejar Bus Ugal-ugalan

Terpisah, sekitar pukul 11.30 WIB, terjadi kecelakaan dimana Bus menyerempet pengendara motor yang menyebabkan korban luka.

Kejadian kecelakaan tepatnya di Jalan raya desa Banyuputih, Randuagung, lumajang. Bus AKAS Asri Nopol N 7697 US yang dikendarai oleh ASG (46) alamat Jl. Ahmad Yani, Kepuharjo, Lumajang berjalan dari arah timur ke barat kurang cukup ke kanan saat mendahului sepeda motor dengan Nopol N 6182 ZE yang berjalan searah didepannya sehingga terjadi benturan yang menyebabkan pengendara motor atas nama Pardi (43) dan Suma (39) asal Babakan, Padang, Lumajang mengalami luka.

Korban pun akhirnya dibawa oleh petugas ke RSU Lumajang untuk menjalani perawatan.

Saat kejadian pengemudi bus tidak menghentikan kendaraannya, tapi langsung pergi melanjutkan perjalanan tanpa memberikan pertolongan.

Saat bersamaan petugas polisi pos Wonorejo menerima laporan dari warga yang berada di tempat kejadian. Jajaran Sat Lantas Polres Lumajang langsung melakukan pengejaran. Akhirnya bus tertangkap di pertigaan Klakah depan pom bensin.

Awalnya pengemudi Bus tidak mengakui, tapi setelah goresan bekas benturan diperlihatkan, akhirnya tidak bisa mengelak.

“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Seharusnya pengemudi bus tidak perlu melarikan diri, tapi berhenti dan menolong korban. Untung Korban tidak mengalami luka serius. Mudah-mudah cepat sembuh sehingga dapat bersilaturahmi dengan keluarganya,” ujar Arsal.

Kapolres Lumajang pun memberikan himbauan kepada para pemudik agar tetap fokus dan berhati-hati dijalan. “Jika dirasa pengemudi Bus melaju dengan ugal-ugalan agar ditegur, karena dapat membahayakan anda dan penumpang lainnya. Selain itu juga sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar jalan. Kita harus ingat, keluarga anda menunggu kedatangan anda dirumah dalam keadaan selamat,” pungkas Arsal.

Kasat Lantas Polres Lumajang AKP I Gede Putu Atma Giri SH menjelaskan perihal penanganan penumpang bus. “Karena pengemudi bersalah dalam situasi ini, sehingga kami harus melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi. untuk penumpang bus, kami carikan bus pengganti untuk melanjutkan perjalanan ke arah surabaya. Untuk biaya perawatan korban juga sudah kami koordinasikan dengan Jasa Raharja sehingga bisa memperingan beban korban,” sambung Giri. (Lmj)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *