BERITABUANA, BAKU – Kemenangan besar diraih Chelsea 4-1 saat menghadapi Arsenal pada final Liga Europa 2018-2019. Sempat bermain ketat di babak pertama, Arsenal justru mengalami antiklimaks pada babak kedua. Buruknya lini pertahanan Arsenal sukses dieksploitasi para pemain Chelsea untuk mendulang gol demi gol.

Setelah wasit memulai laga, kedua tim langsung berusaha melancarkan serangan. Namun, peluang pertama baru tercipta di menit kesembilan. Maitland-Niles mengirimkan umpan silang yang tidak bisa diantisipasi dengan baik Kepa Arrizabalaga. Bola liar lekas disambar Pierre-Emerick Aubameyang. Akan tetapi beruntung bagi Chelsea, sepakan Aubameyang masih melebar.

Di menit 18, insiden sempat terjadi kala Alexandre Lacazette dijatuhkan Kepa Arrizabalaga di kotak terlarang. Namun, setelah wasit melihat VAR, dia memutuskan tak memberikan penalti untuk Arsenal lantaran pemain Chelsea dianggap tak melakukan pelanggaran.

Usai melewati menit 30, Chelsea mulai balik menekan. Hasilnya, di menit 34, skuad asuhan Maurizio Sarri itu mendapat peluang yang membahayakan Arsenal. Emerson Palmieri mampu merangsek ke wilayah pertahanan Arsenal dan melepaskan tembakan langsung. Meski demikian, Petr Cech dengan sigap meninju datangnya bola.

Di menit 39, Chelsea kembali menebar ancaman. Olivier Giroud mendapat peluang setelah The Blues melakukan kerja sama satu-dua. Cech lagi-lagi dengan sigap mampu mematahkannya. Pada akhirnya, babak pertama usai dengan skor sama kuat 0-0.

Di babak kedua, Chelsea langsung tancap gas menggalang serangan. Hasilnya tak percuma di menit 49, The Blues memecah kebuntuan. Adalah mantan stiker Arsenal, Olivier Giroud, yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan silang rendah dari Emerson, Giroud pun melakukan sundulan menyelam. Bola masuk ke gawang, Chelsea unggul 1-0.

Kepercayaan diri para pemain Chelsea semakin meningkat. Di menit 60, Chelsea menggandakan keunggulannya. Giliran Pedro Rodriguez yang mencetak gol setelah dengan sempurna menuntaskan umpan tarik Eden Hazard. Cech tak kuasa menghentikan laju bola dan membuat Chelsea memimpin 2-0.

Arsenal yang kemudian mencoba bangkit justru kembali mendapat petaka. Bagaimana tidak, pasalnya di menit 65 Chelsea mendapat hadiah penalti setelah Maitland-Niles melanggar Giroud di kotak terlarang. Hazard yang maju sebagai eksekutor tak membuang kesempatan tersebut untuk membawa Chelsea menjauh 3-0.

Meski tertinggal tiga gol, para pemain The Gunners masih belum ingin melepas laga final ini. Mereka tetap berupaya mengejar ketertinggalan. Harapan pun sempat tercipta di menit 69 kala Alex Iwobi mencetak gol melalui tendangan volinya dari luar kotak penalti. Skor kini berubah menjadi 3-1.

Harapan Arsenal untuk bisa mengejar ketertinggalan tersebut kembali menjadi semakin sulit dicapai. Pasalnya, tiga menit berselang Chelsea kembali mencetak gol. Hazard sukses membawa timnya kembali menjauh setelah dia menuntaskan umpan cungkil Giroud. Papan skor berubah menjadi 4-1 untuk keunggulan Chelsea.

Di sepanjang sisa laga, Arsenal terus berupaya menyamakan kedudukan. Hingga wasit meniup peluit panjang keadaan tetap tidak berubah. Chelsea mengalahkan Arsenal di laga final ini 4-1 dan berhak mengangkat trofi Liga Europa 2018-2019. (Daf)

Susunan Pemain:
Chelsea: Kepa Arrizabalaga – Cesar Azpilicueta, Andreas Christensen, David Luiz, Emerson; N’Golo Kante, Jorginho, Mateo Kovacic; Pedro, Olivier Giroud, Eden Hazard.
Arsenal: Petr Cech – Sokratis, Laurent Koscielny, Nacho Monreal; Ainsley Maitland-Niles, Lucas Torreira, Granit Xhaka, Sead Kolasinac; Mesut Ozil; Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here