BERITABUANA.CO, JAKARTA – Peugeot yang selama ini minim publikasi di Indonesia akan kembali mencoba melakukan usaha untuk kembali melakukan penetrasi dipasar otomotif tanah air. Hal yang dilakukan dengan penunjukkan Chief Executive Officer (CEO) Rokky Irvayandi, pada awal Mei lalu.

Rokky yang sudah 16 tahun berkiprah di Astra mengatakan melihat pertumbuhan pasar di Indonesia, khususnya di segment kendaraan luxury antara Rp600jt hingga Rp1Milyar terus meningkat sejak tahun 2016.

“Karena itu, kami masuk ke segment tersebut. Karena kendaraan Peugeot diproduksi di Perancis, kami memilih model Peugeot yang ada yang cocok dengan pasar Indonesia baik dari segi model dan harga,” ungkap Rokky kepada beritabuana.co,lewat pesan pendeknya,Minggu (26/5).

Lebih lanjut Rokky menambahkan, “Saat ini, type yang sesuai adalah type SUV. Karena itu, kami memasukan type New 3008 yang menjadi produk unggulan kami saat ini. Untuk beberapa tahun kedepan, kami masih tetap akan bermain di type SUV. Di tahun ini pun, kami berencana untuk secara resmi akan meluncurkan type SUV lainnya di Indonesia.Peugeot hingga saat ini sudah mempunyai
5 Cabang. 3 di Jabodetabek, 1 Solo dan 1 Surabaya.”

Sebagai catatan performa Peugeot di Indonesia dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebelum 2018, model-model Peugeot lebih banyak city car, hatchback, atau sedan di Indonesia. Pada 2016 misalnya ada 207, 408, 508, RCZ, dan satu sport utility vehicle (SUV) 3008. Sementara, pada 2017, ada 508, RCZ, dan SUV 3008. Pada 2018 Peugeot ibarat melakukan ‘rebooth’ dengan meluncurkan 3008 generasi terbaru dan hanya menjual satu model tersebut hingga sekarang. Dari sisi penjualan, pada 2016 wholesales Peugeot adalah 41 unit, disusul 34 unit pada 2017. Pada 2018 jumlahnya amat meningkat untuk ukuran mereka yakni 139 unit. (Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here