BERITABUANA.CO, JAKARTA – Sebagai wujud kerjasama antara FBI _(Federal Bureau of Investigation)_ dan Polri dalam penanganan kasus kejahatan transnasional, khususnya kejahatan siber, FBI mengundang Polri untuk mengunjungi markas FBI di Amerika Serikat, baru baru ini.

Kegiatan ini diikuti oleh 10 delegasi dari Polri yang dipimpin oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadir Tipidsiber) Bareskrim Polri, KBP Asep Safrudin, dan beberapa perwakilan dari Kejaksaan RI.

Sebagai _leading sector_ dari penanganan kejahatan federal yang berbasis di Amerika Serikat, FBI ingin memberi gambaran langsung kepada Polri dan Kejaksaan RI tentang proses investigasi dan pola kerja sama yang mereka terapkan hingga saat ini.

Ada tiga lokasi yang dikunjungi selama kegiatan ini berlangsung yaitu Markas Besar FBI di Washington D.C, NCFTA _(National Cyber Forensic and Training Alliance)_ di Pittsburgh, dan _FBI Field Office_ di Cleveland. Pada kunjungan di Markas Besar FBI, peserta diperlihatkan tentang sejarah terbentuknya FBI dan beragam gugus tugas yang dimiliki FBI, khususnya yang berkaitan dengan tindak pidana siber.
Setelah itu, delegasi diberi kesempatan untuk mengunjungi NCFTA, yakni sebuah NGO yang dibentuk sebagai wadah _sharing_ informasi antara FBI dan sektor swasta. Informasi tersebut digunakan oleh kedua belah pihak untuk menangani dan mencegah tindak pidana siber di yang marak terjadi di Amerika Serikat. Kemudian, delegasi juga mengunjungi _field office_ FBI di Cleveland untuk mempelajari bagaimana sistem kerja petugas FBI di tingkat lokal.

Mengingat kunjungan ini juga bertepatan dengan _34th Annual Police Memorial Commemoration_ dalam rangka _Police Memorial Week 2019_, peserta juga diundang untuk mengikuti parade kepolisian dan upacara penghormatan terhadap Polisi Amerika Serikat yang gugur saat bertugas. Kehadiran delegasi Indonesia pada _event_ tersebut mendapat respon positif dari kepolisian setempat dan keluarga polisi yang gugur.

Rangkaian kegiatan ini diharap mampu membawa dampak positif bagi proses penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam menghadapi fenomena tindak pidana siber saat ini, serta meningkatkan hubungan kerjasama antara FBI dengan para penegak hukum di Indonesia.(Lsw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here