BERITABUANA.CO, MADRID – Real Madrid memang telah kembali ditangani pelatih asal Prancis, Zinedine Zidane. Zizou – panggilannya – melatih Sergio Ramos dan kawan-kawan lagi usai sempat pergi pada awal musim 2018-2019. Meski Zidane sejak ditinggalkan olehnya, Madrid mengalami keterpurukan luar bisa.

Madrid mengakhiri musim Liga Spanyol 2018-2019 dengan raihan poin 68 dan berada di posisi ketiga. Los Merengues mencapai titik terendah sejak musim 2001-2002. Tak hanya di Liga Spanyol saja, di Copa del Rey dan Liga Champions pun Madrid juga bermain sangat buruk. Karena itulah Zidane akhirnya diminta kembali membawa Madrid ke masa jayanya.

Meski Zidane tampaknya ingin mendapatkan kekuasaan penuh di jabatannya kali ini. Dia tak mau diatur-atur lagi oleh para petinggi Madrid, terutama dalam hal memilih skuad utama. Zidane ingin pemilihan skuad utama Madrid sepenuhnya menjadi haknya.

Jika hal tersebut diganggu, Zidane bahkan mengancam Madrid akan segera pergi dari klub tersebut. Seperti halnya dalam pemilihan kiper utama Madrid di musim depan, Zidane ingin para petinggi tak mengaturnya. Zidane ingin memiliki kebebasan dalam memilih, baik itu kepada Keylor Navas, atau pun Thibaut Courtois yang bakal kiper utama Madrid di musim 2019-2020 nanti.

“Saya yang akan memutuskan siapa yang akan menjadi kiper pertama dan kedua. Itu semua keputusan saya. Itu sangat jelas layaknya sebuah air. Apabila saya tak dapat melakukan apa yang saya inginkan atas tim ini, maka saya akan pergi. Itu sudah pasti,” tegas Zidane, Senin (20/5/2019). (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here