BERITABUANA, BENGHAZI – Dalam dugaan serangan ISIS yang menargetkan ladang minyak Zella di Libya, dua penjaga tewas dan empat lainnya diculik. Sumber keamanan menyebut para penyerang menyerbu pintu masuk ladang minyak, yang berada di dekat Kota Zella sekitar 760 km barat daya Ibu Kota Tripoli.
Mereka membunuh dua penjaga sebelum akhirnya kabur meninggalkan lokasi. Kelompok ISIS melalui Kantor Berita miliknya, Amaq, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ladang minyak Zella adalah milik Perusahaan Minyak Zueitina, yang memproduksi rata-rata 19.000 barel per hari pada kuartal terakhir 2018 di seluruh ladang minyak miliknya.

Dilaporkan seorang insinyur mengatakan para pekerja di ladang minyak selamat dan fasilitas di sana tidak mengalami kerusakan. Ketua Korporasi Minyak Nasional Libya (NOC), Mustafa Sanalla, menuturkan ketidakstabilan yang terus berlanjut di negara tersebut dapat menyebabkan pihaknya kehilangan 95 persen produksi minyak.

Berbicara di Arab Saudi menjelang pertemuan panel menteri produsen OPEC dan non-OPEC pada Minggu (19/5/2019) Sanalla juga membenarkan telah terjadi serangan di Zella. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here