BERITABUANA.CO, JAKARTA –Chryshnanda Dwi Laksana, seniman lukis yang juga jenderal polisi kembali akan memamerkan karya-karya lawasnya di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2019)

Goresan-goresan kanvas dalam sejumlah karyanya bertemakan “Post Truth” sangat identik dan kontektstual dengan situasi terkini. Jaman edan “Pasca Pembenaran” dan kebohongan diagungkan sebagai pembenaran. Cara apa saja dihalalkan.

“Desain kebohongan bentuk pembenaran yang terus diviralkan, dihembuskan dengan kebencian, hoax, fitnah, hujatan terus menerus seolah benar dan diyakini sebagai kebenaran. Masyarakat terus dihembusi kebohongan emosi dan jiwanya hingga tidak tahu lagi mana yang benar dan salah,” tutur Chryshnanda yang juga menjabat Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri.

Pak Chrys, biasa dia disapa memang sosok yang sangat egaliter, karena memang berasal dari strata bawah di daerah Magelang.

Pelukis jenderal atau jenderal pelukis ini memang sangat cinta lingkungan dan kebenaran hakiki tentang kemanusiaan. Hal ini sering tergambar dari lukisan-lukisan abstraknya yang bercerita tentang lingkungan dan relasi antarmanusia.

Sosok filosofi tokoh Semar dalam pewayangan banyak menginspirasi Pak Chrys, sehingga lukisan-lukisannya seakan berisi ajakan bagi kita selalu saling menghargai dan menghormati sesama.

Pak Chrys, yang sudah 25 kali mengadakan pameran tunggal dan bersama ini belajar melukis di Sanggar Lukis Sungging Purbangkoro Magelang (asuhan Barkah Suripto) 1981-1984. (nico)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here