BERITABUANA.CO, JAKARTA – Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti akan  melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan tarif pesawat udara atau dilakukan sewaktu-waktu jika terjadi perubahan  yang mempengaruhi operasional penerbangan secara signifikan.

“Untuk itu, kami memberikan apresiasi kepada maskapai penerbangan nasional yang telah memperhatikan aspirasi masyarakat dan menjalankan Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 106 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri mulai pukul 00.00 WIB hari ini,” kata Polana, Sabtu (18/5/2019).

Kemenhub sebagai regulator penerbangan nasional, tutur Polana, akan selalu melakukan pemantauan dan evaluasi secara betkala, sehingga keseimbangan antara aspirasi masyarakat dan kelangsungan hidup maskapai penerbangan akan selalu terpenuhi.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada maskapai penerbangan yang telah patuh melaksanakan keputusan dalam KM 106 tahun 2019 tersebut. Kami akan selalu memantau dan melakukan evaluasi sehingga aspek keadilan yang menjadi dasar dari aturan tersebut akan terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Polana  meminta masyarakat untuk mempelajari aturan baru tersebut sehingga memahaminya dan tidak timbul hal-hal negatif. “Masyarakat harus memahami bahwa tarif bukan harga tiket. Untuk menjadi harga tiket, tarif akan ditambah dengan komponen lain seperti asuransi wajib Jasa Rahardja, Pajak Pertambahan Nilai (ppn), tarif kebandarudaraan (PSC). Mari kita pelajari aturan tersebut dengan baik sehingga tidak timbul kesalahpahaman,” jelasnya.

Polana juga mengajak masyarakat untuk melakukan pengawasan dan melaporkannya kepada Ditjen Perhubungan Udara jika terjadi penyimpangan di lapangan sehingga bisa cepat diperbaiki. (Yus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here