BERITABUANA, LE MANS – Pebalap Mission Winnow Ducati asal Italia, Andrea Dovizioso, memang belum mendapatkan hasil baik dari dua sesi latihan bebas di MotoGP Prancis 2019. Namun, Dovizioso tetap memacu motor Desmosedici GP19 miliknya dengan agresif demi meraih hasil terbaik di Sirkuit Le Mans.

Dia mengakui memacu motornya dengan sangat agresif pada dua sesi latihan bebas, Jumat (17/5). Hal ini sengaja dilakukan karena belum mendapat feeling yang bagus dengan motor, meski kuda besi berkelir merah itu mampu melaju kencang.

Motor Dovizioso berkali-kali melintir di lintasan saking agresifnya. Pebalap 33 tahun itu mengatakan Le Mans sangat sempit dan lambat, sehingga seorang rider tidak akan bisa konsisten melakukan putaran yang sempurna.

“Saya terlalu agresif, Le Mans adalah sirkuit yang lambat dan sempit, dengan motor MotoGP, tidak selalu bisa sempurna, mulus, dan mengeluarkan potensi motor. Sangat mudah untuk memakai terlalu banyak tenaga hingga melintir,” tutur Dovizioso, Sabtu (18/5/2019).

“Saya tidak 100% merasa nyaman. Itu hal kecil, namun sangat berpengaruh. Saya belum bisa memacu motor dengan mulus dan kami harus mencari solusinya saat melakukan penyetelan,” tukas Super Dovi.

Hasil berbeda didapatkan Dovizioso dari dua sesi latihan bebas tersebut. Pada sesi pertama, dia sukses menempati urutan kedua dengan membukukan waktu tercepat 1 menit 32,113 detik. Catatan waktunya membaik di FP2, 1 menit 31,736 detik, namun posisinya melorot ke urutan lima. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here