BERITABUANA.CO, LUMAJANG-Tim Cobra Polres Lumajang meringkus pelaku pengedar miras tanpa ijin di dua lokasi berbeda. Sebanyak 120 botol miras dari berbagai jenis pun berhasil diamankan oleh petugas.

Saat ini, ke dua tersangka juga telah diangkut oleh Tim Cobra Polres Lumajang unutk menjalani pemeriksaan di Mapolres Lumajang.

Seperti yang tertera dalam Pasal 3 ayat (1) Perpres 74/2013 dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perdagangan (Pasal 4 ayat (4) Perpres 74/2013) bahwa Minuman beralkohol hanya dapat diperdagangkan oleh pelaku usaha yang telah memiliki izin memperdagangkan minuman beralkohol sesuai dengan penggolongannya.

Dua lokasi tersebut yakni toko di Karangsari, Sukodono, Lumajang
Dengan tersangka atas nama Buang. Barang bukti yang diamankan yakni 7 Dus anggur merah atau 84 botol anggur merah.

Lokasi kedua di toko Kutorenon, Sukodono, Lumajang dengan tersangka atas nama Susilowati dengan barang bukti yg diamankan yakni 3 Dus anggur merah atau 36 botol anggur merah

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH menerangkan bahwa operasi Pekat Semeru 2019 masih akan terus berlanjut dan berfokus pada pemberantasan miras.

“Hari ini Tim Cobra Polres Lumajang berhasil mengungkap 2 TKP peredaran Miras. Ditemukan 120 botol miras dari berbagai merk di kedua lokasi tersebut. Saya akan terus genjar menumpas miras karena miras sangat berbahaya bagi generasi muda kita,” kata AKBP Arsal.

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra menyatakan selaku Katim Cobra tanpa henti akan mengungkap kasus peredaran Miras di Lumajang.

“Miras harus kita berantas di Lumajang demi kelangsungan generasi penerus kita di masa depan. Jika semua generasi penerus bangsa dirusak maka siapa yang akan membawa negeri ini kea rah yg lebih baik lagi,” ujar Hasran Cobra. (Lmj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here