BERITABUANA, ATHENA – Sembilan warga Turki dibebaskan Pengadilan Yunani dari kejahatan terorisme akibat kurangnya bukti yang diberikan. Demikian sumber yudisial.

Dalam penggerebekan di pusat Kota Athena, beberapa hari, Kepolisian Yunani menangkap delapan pria dan seorang wanita. Itu sebelum kunjungan resmi Presiden Turki, Tayyip Erdogan, ke Yunani pada Desember 2017.

Saat itu, pihak berwenang mencurigai adanya hubungan dengan DHKP/C sayap kiri, kelompok yang dituding menjadi dalang serentetan serangan dan pengeboman bunuh diri di Turki sejak 1990.

Para tahanan membantah melakukan kejahatan, sehingga jaksa penuntut menyarankan mereka harus dibebaskan. Sumber yudisial tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai hasil kasus tersebut. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here