Togi Silalahi dan kliennya Hendra Basoeki

BERITABUANA, JAKARTA- Kuasa Hukum Hendra Basoeki, Togi Silalahi, kembali mendatangi Wisma Indocement gedung dimana Anthony Salim berkantor. Maksud kedatangannya adalah untuk menagih janji Anthony Salim yang memiliki utang kepada kliennya agar melunasi utang-utangnya yang jumlahnya mencapai trilyunan rupiah. “Kami datang kembali untuk menagih janji karena sudah sekian kali Pak Anthony berjanji untuk melunasi tapi tidak pernah dipenuhi,” kata Togi Silalahi kepada wartawan, Jum’at (10/5).

Namun upaya Togi dan kliennya untuk menemui Anthony Salim tidak membuahkan hasil karena Anthony Salim tidak berada di tempat. Dengan wajah kecewa Togi yang menemani kliennya, Hendra Basoeki, kembali dengan tangan hampa disertai hujan lebat yang mengguyur kawasan Sudirman Jum’at sore itu.

Anthony Salim

Togi menjelaskan bahwa persoalan utang antara Hendra Basoeki dengan Anthoni Salim dan Benny S. Santoso berawal saat krisis ekonomi tahun 1998. Krisis ekonomi tersebut membuat Group Salim ikut mengalami krisis keuangan, sekaligus kewajiban untuk menyelesaikan utangnya yang berjumlah triliunan rupiah. Persoalan utang karenaa ada hubungan antara Sujono (kakak dari Hendra Basoeki) dengan Om Liem (ayah dari Anthoni Salim) sebagai pemilik perusahaan Salim Group.  Dari hubungan tersebut terjadi peminjaman uang sejak tahun 1993 sampai dengan tahun 2011. Sujono sendiri mendapatkan dana pinjaman untuk menyelesaikan kewajiban Anthony Salim dengan menjaminkan aset-aset pribadinya beserta keluarga melalui pinjaman perbankan maupun pinjaman pribadi. Selain untuk kepentingan perusahaan, Sujono juga diminta oleh Anthoni Salim dan Benny S. Santoso mencari pinjaman dana untuk kepentingan pribadi.

“Setelah kondisi keuangan Salim Group pulih dan membaik Anthoni Salim maupun Benny S. Santoso ternyata tidak pernah mau melakukan pembayaran atas utang tersebut,” kata Togi. Sementara di sisi lain, Togi mengungkapkan, akibat utang-utang tersebut membuat kliennya dipailitkan dan harus membayar semua kewajibannya di bank. Hal itulah yang mendorong kliennya untuk menagih utang kepada Anthoni Salim dan Benny S. Santoso. Namun penyelesaiannya sampai sekarang tidak jelas.  Beberapa kali somasi disampaikan, bahkan juga diumumkan melalui media massa, namun belum ada titik terang.

“Padahal kami minta baik-baik, ayo duduk bareng untuk mencari penyelesaiannya. Mari kita buka-bukaan. Tapi ini enggak gentle untuk menyelesaikan masalahnya,” ujar Togi. Ditambahkan sejauh ini pihak Hendra Basoeki masih belum menempuh jalur hukum, namun demikian tidak tertutup kemungkinan kliennya akan melakukan tuntutan hukum kepada  Anthoni Salim dan Benny S Santoso dengan tuntutan pidana.  “Nanti akan kami buka semua bukti-bukti,” imbuh Togi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak Anthoni Salim maupun Benny S. Santoso. (ayd/syd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here