BERITABUANA, KUALA LUMPUR – Ini penjelasan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhamad. Dia mengatakan Pakatan Harapan yang merupakan gabungan empat partai oposisi didirikan untuk menjatuhkan Barisan Nasional Pimpinan Datuk Seri Najib Tun Razak. Hal itu dikemukakan Mahathir saat memperingati Satu Tahun Pemerintahan Pakatan Harapan di Pusat Konvensi Internasional Putrajaya (PICC), Kamis (9/5/2019). “Saya amat bersyukur karena dapat bersama hadirin sekalian untuk menyampaikan ucapan peringatan satu tahun pemerintahan Pakatan Harapan,” katanya.

Menurut Mahathir, negara Malaysia masih aman saat umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa dengan sempurna. “Saya juga bersyukur karena peralihan pemerintahan tidak dicemari dengan kerusuhan atau terorisme walaupun upaya dilakukan untuk membelokkan keputusan Pemilu,” katanya.

Mahathir mengatakan keempat partai yang berlainan pemikiran dan tujuan setuju untuk bergabung karena semua sadar bahwa jika dipisah Pemerintah BN tidak mungkin dijatuhkan. “Jika mereka tidak dapat mengetepikan hasrat masing-masing dan berusaha bersama untuk menyelamatkan Malaysia dari pemerintah yang terkenal sebagai kleptokrasi, masa depan negara akan menjadi amat buruk dan rakyat akan terus menderita. Besar kemungkinan Malaysia akan menjadi apa yang dipanggil sebagai ‘failed state’ atau negara gagal,” katanya.

Dia mengatakan keberhasilan menjatuhkan BN dan Najib dianggap mustahil oleh hampir semua orang termasuk pakar-pakar politik, akademisi, kolumnis-kolumnis media dan banyak lagi yang tidak memberi peluang langsung kepada Pakatan Harapan. “Dengan mandat yang diterima, Pemerintah Pakatan Harapan memulai langkah-langkah untuk memulihkan kembali negara tercinta ini,” katanya.

Langkah-langkah pertama yang diambil ialah menyelidiki skandal 1MDB dan berusaha untuk memperoleh kembali uang yang dicuri, menegakkan undang-undang dengan mendakwa mereka yang menyalahgunakan kekuasaan dan menekan rakyat. “Mantan Perdana Menteri dan rekan-rekannya diajukan ke mahkamah. Institusi-institusi yang telah dirusak oleh pemerintahan sebelumnya termasuk Tabung Haji dan Felda dipulihkan kembali,” katanya. (Ant/Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here