BERITABUANA, YERUSALEM – Kondisi masyarakat Palestina saat ini masih menghadapi keadaan yang serba sulit dan terjajah dari bangsa Israel. Namun demikian, tidak lantas menjadi kendala bagi mereka untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang penuh rakhmat dan berkah. Di Palestina kegembiraan masyarakat atau umat Islam juga tak bisa terbendung. Hal itu terlihat dan sangat melekat di kompleks Al-Agsha karena merupakan tempat sakral yang diagungkan umat Muslim. Bukan hanya bagi masyarakat Palestina, juga umat muslim dari belahan dunia.

Drs H Edy Hamdi SA selaku pemilik sekaligus pimpinan rombongan dari Satriani Tour & Travel mengatakan bersama 25 jemaah Wisata Religi Jalur Agsha kini sudah tiba di Palestina bertepatan dengan masuknya bulan suci Ramadhan. Mereka ikut larut dalam suasana suka cita seperti yang dirasakan sesama umat muslim di Palestina, bisa ikut melayani dan berbuka puasa bersama. “Kami memang telah menyiapkan program ini jauh-jauh hari. Itu kan sudah reguler menjadi program Satriani Tour & Travel, namun khusus di bulan suci Ramadhan sangat spesial. Bahkan, harus mendatangi saudara-saudara umat muslim di Palestina, khususnya di Al-Agsha ini,” jelas Drs H Edy Hamdi yang juga dikenal sebagai Ketua Yayasan FTPI (Forum Travel Partner Indonesia).

Melalui video yang dikirim, H Edy Hamdi menggambarkan saat tiba di ibu kota Yerusalem. Bahkan, sebagai pertanda masuknya bulan suci Ramadhan 1440 H, terdengar dentuman meriam sebanyak 5 kali. “Ya, ini sudah menjadi ciri khas dimulai bulan suci Ramadhan di Palestina,” katanya, Senin (6/5/2019) lalu.

Digambarkan H Edy Hamdi lebih lanjut bahwa di sekitar areal Masjid Al-Aqsha sudah dipasang tenda-tenda demi persiapan pelaksanaan salat Taraweh dan lain-lain. Sedangkan pihaknya akan ada penyelenggaraan Festival Iftar menjelang buka puasa selama sebulan penuh. Berbeda untuk sahur itu sendiri baru akan dilakukan pada 20 Ramadhan. Situasi di komplek Al-Agsha, jelas H Edi Hamdi lagi, terlihat banyak lampu penerangan jalan dan khusus diperuntukkan setiap datangnya bulan suci Ramadhan. Lokasinya bisa untuk menampung antusiasme warga yang bisa mencapai antara 500-600 jemaah. Gencatan senjata di wilayah perbatasan Gaza antara kelompok Hamas dan tentara Israel setidaknya bikin warga Palestina tak khawatir.

Menurut cerita H Edy Hamdi, karena Israel selama bulan suci Ramadhan ini telah mengeluarkan izin masuk warga Palestina yang tinggal di luar kota Yerusalem untuk datang ke komplek Al-Aqsha. Bahkan, izin itu dikeluarkan untuk 150 ribu orang yang diperbolehkan masuk ke Al-Aqsha. “Jadi, kebahagian di bulan Ramadhan tahun ini, jauh lebih baik. Apalagi, sudah tak ada lagi pembatasan, semua usia boleh mendatangi Al-Agsha,” tuturnya seraya berharap ke-25 jemaah dari Satriani Tour & Travel, tetap bisa khusyuk menjalani ibadah puasa di Komplek Al-Agsha, Yerusalem, Palestina. (Daf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here