BERITABUANA.CO, JAKARTA – Polsek Kebon Jeruk menangkap MS (23), pelaku penganiayaan hingga tewas anak kandungnya sendiri yang baru berusia 3 bulan. Tempat kejadian perkara (TKP), di Jalan Yusuf Raya, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ayah bejad dan sadis tersebut mengaku membunuh bayinya karena malu mempunyai anak diluar nikah.

“Pelaku ngaku malu. Membunuh dengan cara menggigit rahang dan menonjok wajah korban. Kemudian tangan bayi diplintir sampai bunyi krek,” ujar Kapolsek Kebun Jeruk AKP Erick Sitepu di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (6/5/2019).

Tapi, setelah pelaku diperiksa dan di tes urin, jelas Erick, ternyata pelaku positif menggunakan narkoba jenis sabu. Pelaku mengaku mengkonsumsi sabu sejak 2017.

Erick menjelaskan, penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya bayi kandung pelaku sendiri, dilakukan dalam dua kali kesempatan.

“Penganiayaan pertama dilakukan pelaku pada usia bayi masih berumur 2 bulan. Penganiayaan pertama mengakibatkan kaki bayi sampai patah,” jelas Erick.

Sedangkan penganiayaan ke-2 dilakukan pada 27 April 2019. Ketika pelapor (istri pelaku) hendak belanja ke pasar, menitipkan anaknya kepada pelaku.

“Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara menggigit rahang dan menonjok wajah korban. Kemudian tangan bayi diplintir sampai bunyi krek,” terang Erick.

Ketika ibu korban pulang melihat anaknya lemas, lalu dibawa ke pukesmas Kebon Jeruk. Dari keterangan doktek, dinyatakan bayi telah tewas ketika dalam perjalanan dari rumah ke pukesmas.

Pelaku dikenakan pasal 338 sub 351 ayat (3) KUHP dan pasal 80 ayat (4) UU RI No.35 tahun 2014. (Min)